Diskon Listrik 50% Mulai Berlaku, Pembelian Token Tak Perlu Terburu-Buru

Kamis, 2 Jan 2025 12:38
    Bagikan  
Diskon Listrik 50% Mulai Berlaku, Pembelian Token Tak Perlu Terburu-Buru
Ist

Program Diskon Listrik Dimulai, Pelanggan Tak Perlu Khawatir kehabisan Token.

RINGKASNEWS.ID - Program stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik sebesar 50% bagi pelanggan PLN dengan daya hingga 2.200 Volt Ampere (VA) resmi diberlakukan sejak 1 Januari 2025. 

PT PLN (Persero) memastikan kemudahan ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan yang memenuhi kriteria tanpa proses yang rumit.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa diskon ini berlaku otomatis baik untuk pelanggan prabayar maupun pascabayar, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024.

"Potongan tarif listrik 50% berlaku tanpa registrasi tambahan. Kami ingin memastikan bahwa pelanggan bisa langsung mendapatkan manfaat ini dengan mudah, baik melalui pembelian token listrik maupun pembayaran tagihan bulanan," ujar Darmawan, Kamis (2/1/25).

Stimulus ini akan berlangsung selama dua bulan, yaitu Januari dan Februari 2025. Untuk pelanggan pascabayar, potongan tarif langsung diterapkan pada tagihan bulanan periode terkait. 

Sementara itu, pelanggan prabayar hanya perlu membeli token listrik setengah dari biasanya untuk mendapatkan jumlah energi (kWh) yang sama.

Kemudahan Tanpa Batas Waktu dalam Sebulan

Darmawan mengimbau pelanggan, khususnya pengguna listrik prabayar, untuk tidak merasa terburu-buru membeli token. 

“Diskon ini berlaku sepanjang bulan, jadi tidak ada keharusan untuk segera membeli di awal. Pelanggan dapat membeli kapan saja sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Purwaningsih (58), pelanggan daya 1.300 VA di Jakarta Selatan, mengaku telah merasakan manfaat program ini.

“Kami sangat terbantu. Diskon listrik 50% benar-benar meringankan pengeluaran rumah tangga kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Yusuf (43), warga Bandung, juga menyatakan kepuasannya. "Saya beli token dengan nominal Rp100 ribu dan langsung dapat token seharga Rp200 ribu. Sangat membantu dan prosesnya tidak ribet," katanya.

Menurut Darmawan, transformasi PLN untuk pelayanan optimal sebagai perusahaan penyedia listrik nasional, PLN terus mengembangkan sistem dan layanan demi memudahkan pelanggan. 

Dengan agenda Transformasi 2.0, PLN berupaya mencapai visi menjadi salah satu perusahaan global terkemuka sekaligus mendukung transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE).

"Pelanggan dapat memanfaatkan layanan digital PLN Mobile atau ritel-ritel resmi untuk menikmati program ini. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi call center PLN atau mengakses layanan online resmi," pungkasnya.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

ABK KM Samudra 2 Meninggal Setelah Terjatuh ke Laut di Karimunjawa
Pemdes Guwa Lor Bantu Petani Atasi Serangan Hama Padi
Dump Truk dan Tronton Tabrakan di Jalan Diponegoro Cirebon, Satu Sopir Luka Ringan
Anak dan Kelompok Rentan Jadi Fokus Perhatian Gizi di Tabanan
Komisi IX Ingin Penguatan Edukasi Gizi Hingga Desa
Warga Ciwalen Diajak Pahami Gizi Seimbang Anak
Uya Kuya Ajak Warga Jakarta Perhatikan Asupan Gizi Anak
Imlek dan Awal Ramadan Dongkrak Kunjungan ke Goa Sunyaragi
Lucy Kurniasari Apresiasi Dukungan Warga terhadap Penguatan Gizi Anak di Surabaya
Gunakan Drone, KAI Cirebon Pantau Keamanan Jalur Kereta
Haerul Jaman Pastikan Layanan Gizi di Kota Serang Berjalan Baik
Rumah Warga Bandengan Cirebon Terbakar, Tiga Ruangan Hangus
Upaya Cegah Stunting, Komisi IX Kawal Pemenuhan Gizi Masyarakat Bekasi
Safari Ramadan NasDem Sambangi Pesantren hingga Gelar Aksi Sosial di Jabar
Uya Kuya Ajak Warga Setiabudi Perkuat Kesadaran Gizi Anak
Komisi IX Soroti Pentingnya Edukasi Gizi bagi Anak-anak di Tabanan
KAI Cirebon Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Sekitar Jalur Kereta
Edukasi Gizi Digencarkan di Pupuan, Tekankan Bahaya Makanan Ultra-Proses
Warga Indramayu Kini Bisa Konsultasi Masalah Keuangan Lewat TAKON OJK
DPR Tekankan Pengawasan Pemenuhan Gizi Siswa di Kota Serang