Demi Keselamatan, KAI Tertibkan Bangunan Liar di Dekat Jalur Kereta

Rabu, 20 Aug 2025 10:01
    Bagikan  
Demi Keselamatan, KAI Tertibkan Bangunan Liar di Dekat Jalur Kereta
Dok.KAI

Petugas KAI Daop 3 Cirebon membongkar bangunan liar yang berdiri di dekat jalur kereta api di Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Senin (18/8/2025).

RINGKASNEWS.ID - KAI Daop 3 Cirebon menertibkan bangunan liar yang berdiri di sekitar perlintasan sebidang. Penertiban dilakukan pada Senin (18/8/2025) di dekat Km 238+2/3 petak jalan Sindanglaut-Ciledug, Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhib, menjelaskan keberadaan bangunan liar di area perlintasan dapat mengganggu jarak pandang petugas, baik penjaga perlintasan sebidang (PJL) maupun masinis. Kondisi ini dinilai rawan menimbulkan gangguan perjalanan kereta.

“Bangunan liar di sekitar perlintasan sebidang akan ditertibkan dan dibongkar agar keselamatan serta kelancaran perjalanan kereta api bisa terjaga,” ujar Muhib dalam keterangannya, Rabu (20/8).

Ia menambahkan, penertiban dilakukan bukan hanya demi keamanan operasional kereta, tetapi juga keselamatan masyarakat. Dengan area pandang yang lebih terbuka, pengguna jalan dapat lebih waspada karena bisa melihat kedatangan kereta dari kejauhan.

Sebelumnya, KAI juga menertibkan bangunan liar berupa warung di Km 235+1 (Area JPL 226) petak jalan Sindanglaut–Luwung, Desa Cipeujeh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Menurut Muhib, sebelum melakukan pembongkaran, pihaknya melalui Tim Pengamanan dan Tim Jalan & Jembatan sudah memberikan sosialisasi kepada pemilik bangunan.

Pemilik diminta membongkar secara mandiri karena bangunan melanggar aturan. Namun, karena tidak segera dilakukan, akhirnya KAI menertibkan langsung dengan melibatkan pemilik.

“KAI Daop 3 Cirebon mengimbau masyarakat agar tidak mendirikan bangunan di sekitar jalur kereta api karena berisiko membahayakan perjalanan. Kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang atau membakar sampah di jalur KA,” kata Muhib.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi