Naik KA Gunung Jati dan Cakrabuana Kini Mulai Rp25 Ribu

Rabu, 9 Apr 2025 19:33
    Bagikan  
Naik KA Gunung Jati dan Cakrabuana Kini Mulai Rp25 Ribu
Humas KAI

KAI Daop 3 Hadirkan Tarif Khusus KA Gunung Jati dan Cakrabuana Mulai 10 April 2025.

RINGKASNEWS.ID - Mulai 10 April 2025, KAI Daop 3 Cirebon resmi memberlakukan tarif khusus untuk perjalanan kereta api Gunung Jati dan Cakrabuana di sejumlah relasi.

Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan sekaligus alternatif harga yang lebih terjangkau bagi pengguna jasa kereta api.

“Ingin bepergian menggunakan kereta api dengan harga terjangkau? KAI Daop 3 Cirebon siapkan KA Gunung Jati dan Cakrabuana dengan tarif khusus yang harganya mulai dari Rp25.000,” ujar Muhibbuddin, Rabu (9/4).

Tiket dengan tarif khusus ini bisa dibeli melalui aplikasi KAI Access atau langsung di loket stasiun, maksimal dua jam sebelum keberangkatan, selama kursi masih tersedia.

Berikut rincian tarif khusus yang berlaku:

1. Relasi Tegal – Brebes:

Ekonomi: Rp25.000

Bisnis: Rp30.000

Eksekutif: Rp35.000

2. Relasi Cirebon/Cirebon Prujakan – Jatibarang/Haurgeulis/Pegadenbaru:

Ekonomi: Rp50.000

Bisnis: Rp55.000

Eksekutif: Rp70.000

3. Relasi Cirebon/Cirebon Prujakan – Tegal/Pemalang:

Ekonomi: Rp55.000

Bisnis: Rp70.000

Eksekutif: Rp80.000

4. Relasi Jatibarang/Haurgeulis/Pegadenbaru – Tegal/Pemalang:

Ekonomi: Rp60.000

Bisnis: Rp75.000

Eksekutif: Rp90.000

5. Relasi Cirebon/Cirebon Prujakan – Purwokerto:

Ekonomi: Rp45.000

Bisnis: Rp70.000

Eksekutif: Rp110.000

Dengan adanya tarif ini, KAI berharap semakin banyak masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan untuk perjalanan jarak menengah di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 21 Ribu Tiket Selama Libur Panjang
Anggota DPRD Kota Cirebon Minta Wali Kota Duduk Bersama Bahas Masalah Sosial
Aksi Curanmor di Area RSPAD Kota Cirebon Digagalkan Warga dan Polisi
Satlantas Polres Cirebon Kota Evaluasi Sejumlah Jalan Rawan Laka dan Macet
Wajah Depan Stasiun Cirebon Ditata Ulang, Area Parkir Dibuat Lebih Estetis
Seorang Pria di Cirebon Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya
Warga Kota Cirebon Keluhkan Catat Meter PGN Hanya Dilakukan Tiga Bulan Sekali
Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean