Dukung Gerakan Global, Santika Indonesia Hotels & Resorts Gelar Pemadaman Serentak di Earth Hour 2025

Senin, 24 Mar 2025 14:43
    Bagikan  
Dukung Gerakan Global, Santika Indonesia Hotels & Resorts Gelar Pemadaman Serentak di Earth Hour 2025
Ist

Santika Indonesia Hotels & Resorts Padamkan Lampu Serentak dalam Earth Hour 2025.

RINGKASNEWS.ID - Dalam upaya mendukung gerakan global untuk keberlanjutan lingkungan, Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali berpartisipasi dalam Earth Hour 2025. 

Aksi simbolis pemadaman listrik selama satu jam ini dilakukan serentak di seluruh jaringan hotel mereka pada Sabtu, 22 Maret 2025 mulai pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat.

Corporate Marketing Communication Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts, Prita Gero menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan. 

"Kami ingin menunjukkan bahwa langkah sederhana, seperti mematikan lampu selama satu jam, dapat menjadi kontribusi positif bagi upaya penghematan energi dan mengurangi jejak karbon," ujarnya.

Selama pemadaman, suasana hotel berubah menjadi lebih hangat dengan penerangan lilin di berbagai area, termasuk lobi, restoran, dan ruang publik lainnya.

"Selain melibatkan karyawan, tamu hotel juga diajak untuk berpartisipasi dengan mematikan lampu di kamar mereka atau menutup tirai guna mengurangi pencemaran cahaya," kata Prita.

Sebagai bagian dari edukasi lingkungan, tamu juga diberikan kesempatan untuk menyalakan lilin sebagai simbol kepedulian terhadap Bumi.

"Dengan jaringan hotel yang tersebar dari Medan hingga Ambon, aksi ini tidak hanya berdampak pada penghematan listrik, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan global untuk masa depan yang lebih berkelanjutan," tandasnya.

Santika Indonesia Hotels & Resorts saat ini mengelola 116 unit hotel dengan berbagai kategori, mulai dari hotel berbintang lima seperti The Anvaya Beach Resorts, hingga boutique villas seperti The Samaya dan The Kayana.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi