Keselamatan dan Keberlanjutan Jadi Fokus Utama di HUT KAI ke-79

Sabtu, 28 Sep 2024 13:37
    Bagikan  
Keselamatan dan Keberlanjutan Jadi Fokus Utama di HUT KAI ke-79
Ist

Dua Dekade Jelang 100 Tahun, KAI Mantapkan Langkah di Bidang Keselamatan dan ESG

RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperingati hari jadinya yang ke-79 Pada 28 September 2024 dengan tema "Keselamatan dan Keberlanjutan". Tema ini mencerminkan komitmen KAI untuk menjaga keselamatan penumpang dan lingkungan, serta menerapkan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) dalam bisnisnya.

Dicky Eka Priandana, Vice President KAI Daop 3 Cirebon menuturkan, untuk mendukung keberlanjutan, KAI melakukan sejumlah langkah, termasuk memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa stasiun. 

"Hal ini diharapkan bisa mengurangi penggunaan energi konvensional dan jejak karbon. Selain itu, KAI menyediakan air minum gratis di beberapa stasiun untuk mengurangi sampah plastik," tuturnya, Sabtu (28/9/2024).

KAI juga mencatat sejumlah prestasi tahun ini, seperti penyelesaian proyek strategis nasional LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, serta pengoperasian kereta dengan rute terpanjang, Blambangan Ekspres. 

Selain itu, KAI terus meningkatkan infrastruktur untuk mempercepat perjalanan kereta dan mendukung keberlanjutan operasional.

"Salah satu inovasi terbaru KAI adalah uji coba sistem pengendalian lalu lintas kereta api terpusat atau Centralized Traffic Control (CTC) di Daop 3 Cirebon," ujarnya.

Sistem ini memungkinkan pengendalian beberapa stasiun dari satu pusat kendali, meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional kereta.

"KAI berharap dengan berbagai langkah tersebut, perusahaan dapat terus menjadi moda transportasi yang aman dan berkelanjutan di masa depan," harap Dicky.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi