KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan

Sabtu, 17 Jan 2026 09:27
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Dok.Daop 3

Banjir menggenangi jalur kereta api di petak Pekalongan–Sragi, Jumat (16/1/2026) malam.

RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia Daop 3 Cirebon mengalihkan rute sejumlah perjalanan kereta api akibat luapan air yang menggenangi petak jalan Pekalongan–Sragi, Jawa Tengah, pada Jumat (16/1/2026) malam.

Luapan air yang terjadi sekitar pukul 23.10 WIB tersebut menyebabkan jalur utara tidak dapat dilalui sementara waktu dan berdampak pada keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, penyesuaian pola operasi dilakukan demi menjaga keselamatan perjalanan dan pelayanan kepada pelanggan.

“Untuk sementara, perjalanan kereta api dialihkan dengan memutar dari jalur utara ke jalur selatan. Selain itu, beberapa perjalanan juga terpaksa dibatalkan,” ujar Muhibbuddin dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).

Adapun kereta api yang dialihkan melalui jalur selatan antara lain KA Argo Anjasmoro relasi Gambir–Surabaya Pasarturi, KA Jayabaya relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi, serta KA Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi.

Sementara itu, kereta api yang dibatalkan meliputi KA Kaligung relasi Brebes–Semarang Poncol dan sebaliknya, KA Merbabu relasi Semarang Tawang–Gambir dan sebaliknya, serta KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan–Semarang Poncol.

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan dan pembatalan perjalanan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan. Seluruh jajaran KAI terus bekerja maksimal agar operasional perjalanan kereta api segera kembali normal,” kata Muhibbuddin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Akusospol Ingatkan Pejabat Publik Tak Berlindung di Balik Urusan Pribadi
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat