Penipuan Keuangan Marak Saat Liburan, OJK Cirebon Imbau Masyarakat Waspada

Rabu, 31 Dec 2025 20:33
    Bagikan  
Penipuan Keuangan Marak Saat Liburan, OJK Cirebon Imbau Masyarakat Waspada
Ist

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menyampaikan imbauan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan dan kejahatan keuangan yang marak terjadi selama masa liburan dan pergantian tahun.

RINGKASNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan dan kejahatan di bidang keuangan yang kerap meningkat selama masa liburan dan pergantian tahun.

Masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi, terutama yang berkaitan dengan perbankan dan transaksi keuangan digital. OJK mengingatkan agar informasi sensitif seperti nomor rekening, PIN, OTP, kata sandi, serta data pribadi lainnya tidak dibagikan kepada siapa pun.

OJK Cirebon mencermati sejumlah modus penipuan yang banyak terjadi di masa liburan. Modus tersebut antara lain investasi ilegal dengan janji keuntungan tidak wajar, undian dan hadiah palsu, penipuan belanja daring, penyamaran sebagai petugas lembaga resmi, lowongan kerja fiktif, hingga penyebaran tautan palsu atau phishing.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan, penipuan keuangan masih menjadi perhatian serius karena menimbulkan kerugian yang tidak sedikit dan menyasar berbagai lapisan masyarakat.

“Momentum liburan sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan berbagai modus penipuan. Masyarakat perlu waspada dan tidak mudah tergiur oleh janji keuntungan instan,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).

Sepanjang 2025, OJK Cirebon mencatat menerima 1.976 layanan konsultasi dan pengaduan dari masyarakat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 343 laporan berkaitan dengan dugaan penipuan dan kejahatan di bidang keuangan.

Agus menekankan pentingnya menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, sebelum menerima tawaran investasi atau melakukan transaksi keuangan. Produk dan pelaku usaha keuangan diminta dipastikan terdaftar dan diawasi OJK, serta menawarkan keuntungan yang masuk akal.

OJK Cirebon mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan indikasi penipuan melalui kanal resmi, seperti Kontak OJK 157 atau WhatsApp OJK di nomor 081 157 157 157.

Selain itu, OJK Cirebon menegaskan komitmennya menjaga tata kelola yang bersih dengan melarang pemberian hadiah atau parsel dalam bentuk apa pun kepada jajaran OJK. OJK berharap imbauan ini membantu masyarakat menikmati masa liburan dengan lebih aman dan terhindar dari risiko penipuan keuangan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Cirebon Power Salurkan 58 Hewan Kurban dan Buka Pelatihan Kerja untuk Warga
Perlintasan Liar di Patokbeusi Subang Ditutup KAI Daop 3 Cirebon
HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi, Prajurit TNI Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kesenden
Rumah Warga di Dukuh Semar Terbakar Usai Hujan Deras Guyur Kota Cirebon
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Promo Libur Panjang dan Kuliner Khas Daerah
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Semangat Belajar Lewat Penyaluran PIP
422 Atlet Kabupaten Cirebon Jalani Tes Fisik Jelang PORPROV Jabar 2026
Kuwu Luwung Kencana Bantah Isu Korupsi Dana Desa, Sebut Sudah Diperiksa Inspektorat
23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Mulai Diperbaiki, Pemkab Percepat Lelang Proyek 2026
KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 21 Ribu Tiket Selama Libur Panjang
Anggota DPRD Kota Cirebon Minta Wali Kota Duduk Bersama Bahas Masalah Sosial
Aksi Curanmor di Area RSPAD Kota Cirebon Digagalkan Warga dan Polisi
Satlantas Polres Cirebon Kota Evaluasi Sejumlah Jalan Rawan Laka dan Macet
Wajah Depan Stasiun Cirebon Ditata Ulang, Area Parkir Dibuat Lebih Estetis
Seorang Pria di Cirebon Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya
Warga Kota Cirebon Keluhkan Catat Meter PGN Hanya Dilakukan Tiga Bulan Sekali
Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal