Buang Sampah ke Pesisir Karena Ditolak TPS, Ini Kata Ketua DPRD

Selasa, 6 May 2025 14:57
    Bagikan  
Buang Sampah ke Pesisir Karena Ditolak TPS, Ini Kata Ketua DPRD
Humas DPRD

Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio minta pihak terkait agar warga jangan dipersulit buang sampah.

RINGKASNEWS.ID - Geger video warga buang sampah sembarangan di kawasan pesisir Samadikun, Kelurahan Kesenden, langsung bikin heboh. Videonya sempat viral di media sosial dan jadi sorotan publik. Ternyata, kejadian itu bukan tanpa alasan.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, langsung turun tangan. Ia memanggil sejumlah pejabat dinas terkait, termasuk dari DLH, Satpol PP, kelurahan, dan juga warga yang terekam dalam video. Mereka duduk bersama di ruang Ketua DPRD, Senin (5/5/2025), untuk cari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

“Warga ini habis kerja bakti di RW 02 Syekh Magelung, Kejaksan. Tapi pas mau buang sampahnya ke TPS, malah ditolak. Alasannya karena bukan sampah rumah tangga. Akhirnya dibuanglah ke daerah pesisir itu,” kata Andrie usai pertemuan.

Padahal, menurutnya, warga sudah melakukan hal positif yakni gotong royong bersihkan lingkungan. Tapi karena tidak diberi ruang buang sampah yang jelas, jadinya salah paham dan malah mencemari area yang sudah dibersihkan bersama.

“Ya saya bilang, jangan sampai warga yang udah niat bersih-bersih, malah bingung buang sampah ke mana. Ini bisa bikin mereka kapok kerja bakti,” lanjutnya.

Usai kejadian itu, pihak kelurahan dan Satpol PP langsung turun, mencari tahu siapa pelakunya. Warga yang bersangkutan sudah dimintai keterangan, dan bentor yang dipakai untuk angkut sampah pun diamankan.

Andrie minta DLH agar TPS-TPS yang ada bisa lebih terbuka, terutama untuk sampah hasil kegiatan warga seperti kerja bakti. Warga juga diminta supaya sampahnya dikemas rapi, misalnya dimasukkan ke karung, supaya petugas lebih mudah memilahnya.

“TPS itu bukan cuma buat sampah rumah tangga. Kalau warga habis kerja bakti, ya fasilitasi. Jangan dipersulit,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kawasan pesisir Kesenden itu sudah berkali-kali dibersihkan. Mulai dari komunitas seperti Pandawara, sampai Pemkot Cirebon sendiri. Bahkan sempat dipagari agar tidak jadi tempat buang sampah lagi.

“Saya sudah kasih arahan, silakan buang sampah sesuai zona masing-masing. Sukapura bisa ke TPS dekat PDAM, Kejaksan ke Pamitran atau Kalibaru, dan Kesenden ke TPS Krucuk. Sudah disiapkan semua,” jelasnya.

Lurah Kesenden, Ruliyanto, juga menambahkan bahwa pihak kelurahan akan terus berkoordinasi dengan RT/RW agar warga tidak sembarangan buang sampah. Jika ketahuan, baik warga lokal maupun dari luar, tetap akan ditindak tegas.

“Kalau lihat ada yang buang sembarangan, langsung lapor. Kami akan ambil tindakan, tanpa pandang bulu,” tegasnya.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kini Ada Shuttle dari Stasiun Cirebon ke Kuningan, Tarifnya Rp50 Ribu
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa