Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Layanan Sosial Tepat Sasaran Berbasis DTSEN

Rabu, 7 Jan 2026 13:30
    Bagikan  
Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Layanan Sosial Tepat Sasaran Berbasis DTSEN
Ist

Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon menggelar rapat kerja bersama sejumlah OPD membahas penerapan layanan sosial berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

RINGKASNEWS.ID - Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon mendorong penerapan layanan sosial berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan program bantuan dan perlindungan sosial tepat sasaran.

Dorongan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon bersama sejumlah organisasi perangkat daerah, yakni Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Bappelitbangda, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Muchyidin, menegaskan bahwa validitas dan pemutakhiran data menjadi kunci utama dalam penerapan layanan sosial berbasis DTSEN.

Menurut dia, data yang terintegrasi akan mencegah terjadinya tumpang tindih penerima bantuan sekaligus memastikan masyarakat yang berhak tidak terlewat.

“Pemberlakuan layanan sosial berbasis desil atau DTSEN ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas program sosial. Kami mendorong seluruh OPD terkait agar terus memperkuat validasi dan pemutakhiran data secara berkala,” kata Muchyidin, Selasa (6/1/2026).

Ia menilai penggunaan DTSEN dapat menghadirkan penyaluran bantuan sosial yang lebih adil dan transparan, karena disesuaikan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Muchyidin menambahkan, Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon akan melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap pelaksanaan kebijakan tersebut.

"Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh program layanan sosial berjalan sesuai regulasi dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon," tandasnya. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan
Aktivitas Stockpile Batubara dan Cangkang Sawit di Pelabuhan Cirebon Diprotes Warga
Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Layanan Sosial Tepat Sasaran Berbasis DTSEN
Waspada Vape Narkotika, BNN Bongkar Jaringan Internasional di Jakarta
Banjir Kiriman dan Hujan Deras, Cirebon Kembali Dikepung Banjir
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Warga Cigobang soal Penanaman Sawit
Pelaporan SPT via Coretax Melonjak di Awal 2026, Tembus 8.160