Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Warga Cigobang soal Penanaman Sawit

Senin, 5 Jan 2026 15:33
    Bagikan  
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Warga Cigobang soal Penanaman Sawit
Ist

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, berdialog dengan warga Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, saat meninjau lokasi penanaman kelapa sawit.

RINGKASNEWS.ID - Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia mendatangi Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman untuk mendengar langsung keberatan warga terkait penanaman kelapa sawit di wilayah mereka.

Warga menilai keberadaan sawit berpotensi mengganggu lingkungan dan mengancam keberlanjutan lahan pertanian yang selama ini menjadi sumber penghidupan.

Dalam pertemuan dengan warga, Sophi mengatakan DPRD perlu mengetahui kondisi di lapangan sebelum mengambil sikap. Ia menegaskan, kebijakan pemanfaatan lahan seharusnya tidak diputuskan tanpa melibatkan masyarakat yang terdampak langsung.

Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran soal berkurangnya ketersediaan air dan perubahan fungsi lahan. Mereka pun meminta agar penanaman sawit dihentikan dan tanaman yang sudah terlanjur ditanam dievaluasi.

Menanggapi hal itu, Sophi menyebut penolakan warga tidak bisa dilepaskan dari persoalan lingkungan jangka panjang. Ia menilai, kelapa sawit memiliki karakteristik yang berpotensi memengaruhi keseimbangan alam jika tidak dikelola dengan tepat.

“Dampaknya memang tidak langsung terlihat, tapi dalam jangka panjang bisa menjadi persoalan. Ini yang perlu kita antisipasi bersama,” kata Sophi, Sabtu (3/1/2026).

Ia mendorong adanya pembahasan lanjutan untuk mencari alternatif tanaman yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan Cigobang, namun tetap memberi nilai ekonomi bagi warga. Beberapa komoditas, seperti kopi, disebut dapat menjadi pilihan karena lebih ramah terhadap resapan air.

Sophi menekankan, proses penggantian tanaman harus melalui kesepakatan bersama dan dilakukan secara bertahap, dengan pendampingan dari pemerintah daerah dan dinas terkait. DPRD, kata dia, siap mengawal proses tersebut agar tidak merugikan masyarakat.

Kehadiran Ketua DPRD disambut positif oleh warga. Salah seorang warga Cigobang mengaku lega karena aspirasi masyarakat akhirnya didengar langsung.

“Kami ingin lingkungan tetap terjaga, tapi kami juga tetap bisa bertani dan punya penghasilan,” ujarnya.

Warga berharap, pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk penataan kebijakan pemanfaatan lahan yang lebih berpihak pada lingkungan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat Desa Cigobang.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi