Sambut Hari Anak Nasional, KAI Daop 3 Cirebon Adakan Lomba Mewarnai

Selasa, 23 Jul 2024 13:31
    Bagikan  
Sambut Hari Anak Nasional, KAI Daop 3 Cirebon Adakan Lomba Mewarnai
Ist

Lomba Mewarnai tingkat TK dan SD di Stasiun Pegaden Baru, Kabupaten Subang.

RINGKASNEWS.ID - Menyambut Hari Anak Nasional setiap tanggal 23 Juli. KAI Daop 3 Cirebon menyelenggarakan lomba mewarnai untuk peserta didik taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD).

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul menyampaikan, kegiatan tersebut digelar di Stasiun Pegaden Baru, Kabupaten Subang pada Selasa 23 Juli 2024.

"Lomba mewarnai ini diikuti oleh 200 peserta TK dan SD yang berada di wilayah Pegaden Baru dan sekitarnya. Hasil karya peserta lomba yang terbaik mendapatkan hadiah dari KAI Daop 3 Cirebon," kata Rokhmad, Selasa (23/7/2024).

Menurutnya, pemenang juara 1, 2, dan 3 yang terpilih akan mendapatkan piagam penghargaan, voucher tiket KA, uang pembinaan, hingga merchandise menarik.

"Lomba mewarnai pada peringatan Hari Anak Nasional sebagai bentuk kepedulian KAI terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal," ujarnya.

Dijelaskan Rokhmad, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa wajib didukung dan diberikan ruang mengapresiasikan diri untuk menyalurkan bakat serta imajinasinya dalam bentuk dan warna.

"KAI juga mengajak anak-anak mengenal lebih jauh transportasi kereta api, dan layanan Access by KAI, mulai dari pemesanan tiket, proses boarding, check in dan fasilitas yang ada di stasiun maupun di atas kereta api" jelasnya.

Usai mengikuti kegiatan lomba, anak-anak diajak berkeliling stasiun, mengenal tata cara naik kereta api, mulai dari membeli tiket, naik kereta hingga pengenalan para petugas pelayanan, seperti Masinis, Kondektur, PPKA dan Polsuska.

Selain itu, KAI juga memberikan sosialisasi kesehatan dan keselamatan perjalanan kereta api. Dan mengimbau agar anak-anak tidak main di jalur kereta maupun melakukan vandalisme, seperti melempari kereta dengan batu.

"Kami berharap kereta api menjadi transportasi massal bisa melekat di hati anak-anak dan dicintai sampai mereka bertumbuh dewasa sehingga kelak memiliki kenangan ketika di stasiun ataupun saat mengikuti lomba mewarnai," ucap Rokhmad.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak