Buka Bersama Eks DB Radio Cirebon, Ajang Reuni dan Melepas Rindu

Selasa, 17 Mar 2026 09:06
    Bagikan  
Buka Bersama Eks DB Radio Cirebon, Ajang Reuni dan Melepas Rindu
Ringkas Media

Belum semuanya ikut di foto ini—padahal eks DB Radio Cirebon aslinya banyak banget. Tapi suasana kebersamaannya tetap terasa hangat.

RINGKASNEWS.ID - Sejumlah mantan kru dan penyiar DB Radio Cirebon era Kompas Gramedia (KG) Radio Network menggelar acara buka puasa bersama pada Senin (16/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus reuni bagi mereka yang pernah berkarya di stasiun radio tersebut.

Meski DB Radio kini sudah tidak lagi mengudara, hubungan kekeluargaan di antara para mantan kru tetap terjaga. Mereka datang dengan latar belakang profesi yang berbeda-beda, seiring perjalanan karier masing-masing setelah radio tersebut tidak lagi beroperasi.

Eks Station Manager DB Radio, Dwi Dewi Deqi, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk kembali mempererat hubungan yang sudah terjalin sejak lama.

“Sekarang kita memang sudah tidak lagi sekantor. Teman-teman juga sudah punya aktivitas dan pekerjaan masing-masing. Tapi lewat momen seperti ini, kita bisa tetap berkumpul dan menjaga silaturahmi,” kata Deqi.

Hal senada disampaikan eks Station Manager DB Radio lainnya, Joko Marvelt. Ia menilai DB Radio pernah menjadi tempat berkumpulnya banyak orang kreatif yang belajar dan berkembang di dunia penyiaran.

“DB Radio mungkin sudah tidak ada, tetapi kenangan dan kebersamaan yang pernah kita bangun tetap ada. Itu yang membuat kami masih ingin terus bertemu dan menjaga hubungan baik,” ujar Joko.

Sementara itu, mantan penyiar DB Radio, Maia, yang kini kembali aktif sebagai penyiar di salah satu radio di Cirebon, mengatakan pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar kabar setelah lama tidak bekerja dalam satu tim.

Menurut Maia, banyak mantan kru DB Radio yang kini menempuh jalan karier berbeda di berbagai bidang.

“Sekarang teman-teman sudah punya kegiatan masing-masing. Ada yang tetap di dunia radio, ada yang mendirikan media sendiri, ada yang menjalankan usaha event organizer, bahkan ada juga yang berkarier di bidang perhotelan dan perbankan,” kata Maia.

Ia menambahkan, beberapa mantan kru bahkan berhasil meniti karier di bidang lain, salah satunya Faim Ahmad yang kini dikenal sebagai fotografer internasional.

Meski demikian, Maia menilai ikatan yang terbentuk selama bekerja di DB Radio tetap terasa kuat hingga sekarang.

“DB Radio itu pernah menjadi rumah bagi kami. Jadi walaupun sekarang sudah tidak ada, kenangannya masih tetap hidup dan selalu menyenangkan untuk dikenang,” tuturnya.

Acara buka bersama berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain berbuka puasa, para mantan kru juga mengisi kegiatan dengan tukar snack serta berbagai permainan seru, menambah suasana kebersamaan dalam reuni tersebut.

Perlu diketahui, DB Radio atau Radio Daya Bumi pernah menjadi salah satu radio ternama di Cirebon pada masanya. Berdiri sejak 1 September 2000, radio ini dikenal sebagai tempat lahirnya banyak sumber daya manusia yang kreatif dan berkembang di dunia penyiaran.

Perjalanan DB Radio sendiri mengalami perubahan pada 2011 saat diakuisisi oleh Kompas Gramedia dan menjadi bagian dari jaringan Radio Sonora. Namun, pada Mei 2024, radio tersebut resmi berhenti beroperasi.

Kondisi tersebut tidak lepas dari tantangan yang dihadapi industri radio di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah stasiun radio terpaksa berhenti mengudara akibat tekanan ekonomi dan perubahan pola konsumsi media.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal