KPU Kota Cirebon Hadirkan Debat Publik Kedua, Fokus pada Peningkatan Kualitas SDM

Minggu, 10 Nov 2024 19:38
    Bagikan  
KPU Kota Cirebon Hadirkan Debat Publik Kedua, Fokus pada Peningkatan Kualitas SDM
Ringkas Media

Debat Publik Kedua Pilwalkot Cirebon mengusung tema Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Kota Cirebon yang Inovatif, Unggul, dan Toleran. Minggu, (10/11).

RINGKASNEWS.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon kembali menggelar debat publik untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon pada Minggu (10/11/2024). 

Debat kedua ini berlangsung di Hotel Aston, Kabupaten Cirebon, dengan tema "Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Kota Cirebon yang Inovatif, Unggul, dan Toleran." 

Ketua KPU Kota Cirebon, Mardeko, menyampaikan bahwa tema tersebut diharapkan mampu menggambarkan strategi para calon untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. 

"Kualitas sumber daya manusia yang mumpuni menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan progresif ke depannya," ungkap Mardeko. 

Debat publik kedua ini diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon), yaitu Dani Mardani - Fitria Pamungkaswati (paslon nomor urut 1), Eti Herawati - Suhendrik (paslon nomor urut 2), serta Effendi Edo - Siti Farida Rosmawati (paslon nomor urut 3). 

Masing-masing pasangan memaparkan visi dan misi mereka serta strategi untuk mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang unggul di Kota Cirebon. 

Paslon nomor urut 1, Dani Mardani dan Fitria Pamungkaswati, menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas aparatur dan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. 

Mereka juga menjanjikan anggaran 1% dari APBD untuk kegiatan keagamaan, penyediaan internet gratis, dan pengajaran bahasa Cirebon sebagai kurikulum wajib di sekolah. 

Sedangkan paslon nomor urut 2, Eti Herawati dan Suhendrik, menyoroti program peningkatan kualitas pendidikan dan akses kesehatan sebagai prioritas utama. 

Pasangan ini juga mengusulkan bantuan untuk rumah ibadah dan guru agama serta pembangunan technopark di Cirebon untuk memajukan inovasi kebudayaan. 

Sementara itu, paslon nomor urut 3, Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati, mengedepankan konsep pemerintahan yang partisipatif dan kolaboratif. 

Mereka berjanji akan mencanangkan program sekolah tanpa pungutan dan memperkenalkan kartu pendidikan untuk mendukung siswa kurang mampu dan berprestasi. 

Dengan visi yang beragam, debat ini memberikan kesempatan bagi masyarakat Kota Cirebon untuk memahami program dan rencana dari masing-masing kandidat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Cirebon.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Uya Kuya Ajak Warga Jakarta Perhatikan Asupan Gizi Anak
Imlek dan Awal Ramadan Dongkrak Kunjungan ke Goa Sunyaragi
Lucy Kurniasari Apresiasi Dukungan Warga terhadap Penguatan Gizi Anak di Surabaya
Gunakan Drone, KAI Cirebon Pantau Keamanan Jalur Kereta
Rumah Warga Bandengan Cirebon Terbakar, Tiga Ruangan Hangus
Upaya Cegah Stunting, Komisi IX Kawal Pemenuhan Gizi Masyarakat Bekasi
Safari Ramadan NasDem Sambangi Pesantren hingga Gelar Aksi Sosial di Jabar
Uya Kuya Ajak Warga Setiabudi Perkuat Kesadaran Gizi Anak
Komisi IX Soroti Pentingnya Edukasi Gizi bagi Anak-anak di Tabanan
KAI Cirebon Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Sekitar Jalur Kereta
Edukasi Gizi Digencarkan di Pupuan, Tekankan Bahaya Makanan Ultra-Proses
Warga Indramayu Kini Bisa Konsultasi Masalah Keuangan Lewat TAKON OJK
DPR Tekankan Pengawasan Pemenuhan Gizi Siswa di Kota Serang
Komisi IX Ajak Warga Cianjur Perhatikan Asupan Gizi Anak
Nuroji Sebut Asupan Gizi Gratis sebagai Investasi Generasi Muda
BGN Perkuat Edukasi Gizi untuk Anak-anak di Desa Adat Susut Tabanan
Komisi IX Minta BGN Perluas Edukasi Gizi hingga Desa di Tabanan
Setahun Edo–Farida Memimpin, Efisiensi Anggaran Dikedepankan
Komisi IX Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang bagi Anak dan Ibu Hamil
KAI Cirebon Gandeng Karang Taruna Edukasi Keselamatan di Perlintasan Rel