Massa Tuntut Disdik Kota Cirebon Hentikan Pungli dan Bubarkan Komite Sekolah

Rabu, 30 Jul 2025 14:11
    Bagikan  
Massa Tuntut Disdik Kota Cirebon Hentikan Pungli dan Bubarkan Komite Sekolah
Ist

Aliansi Rakyat Pendidikan menggelar unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Rabu (30/7/2025), menuntut penghentian pungli di sekolah dan pembubaran komite sekolah.

RINGKASNEWS.ID - Sejumlah warga yang menamakan diri Aliansi Rakyat Pendidikan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Rabu (30/7/2025). Mereka menyoroti dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan sekolah serta mendesak pembubaran komite sekolah yang dinilai turut berperan dalam praktik tersebut.

Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Massa berorasi secara bergantian sambil membentangkan poster tuntutan. Beberapa peserta membakar ban bekas di depan gerbang kantor sebagai simbol kekecewaan terhadap sistem pendidikan yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat.

Aparat kepolisian dari Polres Cirebon Kota terlihat bersiaga untuk mengamankan jalannya aksi. Meski sempat memanas, aksi berlangsung tanpa bentrokan.

Koordinator aksi, Tryas, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah dugaan pungli di berbagai sekolah negeri di Kota Cirebon. Salah satu yang disorot adalah penjualan seragam dengan harga yang dinilai tidak masuk akal.

“Seragam dijual mulai dari Rp1 juta hingga Rp3 juta. Ini memberatkan, terutama bagi orang tua siswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah,” ujar Tryas kepada wartawan.

Selain itu, Tryas menyinggung soal sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru yang dinilai tidak transparan. Ia mengaku menerima banyak laporan dari orang tua siswa yang merasa anak mereka tersisih meski rumahnya dekat dengan sekolah tujuan.

“Ada indikasi manipulasi data dalam proses seleksi. Ini harus diusut,” tegasnya.

Aliansi juga menyoroti keberadaan komite sekolah yang dinilai lebih sering berperan sebagai sarana pembenar pungutan, alih-alih menjadi jembatan antara orang tua dan pihak sekolah.

“Komite sekolah kerap digunakan untuk melegalkan pungutan. Kami menilai fungsinya sudah tidak relevan dan mendesak agar dibubarkan,” tambahnya.

Hingga aksi berakhir, para demonstran tidak berhasil menemui Kepala Disdik Kota Cirebon, Kadini, maupun perwakilan dari dinas. Ketidakhadiran pejabat tersebut memicu kekecewaan.

“Kami akan kembali turun dengan jumlah massa yang lebih besar jika tuntutan ini tidak ditanggapi,” ujar Tryas.

Upaya konfirmasi kepada pihak Disdik belum membuahkan hasil. Seorang petugas menyebut Kadisdik sedang tidak berada di tempat saat aksi berlangsung.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Hotel Santika di Kuningan dan Cirebon Padamkan Lampu Satu Jam saat Earth Hour
Tradisi Grebeg Syawal di Gunung Jati Kembali Dipenuhi Pengunjung
Telat Lapor SPT? Tenang, DJP Hapus Dendanya hingga Akhir April 2026
Arus ke Jakarta di Tol Cipali Naik 11 Persen, One Way Kembali Diterapkan
KAI Daop 3 Cirebon Catat 273.002 Penumpang Selama Angkutan Lebaran, OTP 100 Persen
Lonjakan Trafik Data Saat Mudik Lebaran 2026, Indosat Klaim Jaringan Tetap Stabil
KAI Beri Diskon 20 Persen Tiket Kereta untuk Mudik Lebaran 2026
Sistem One Way di Tol Cipali Berakhir, Arus Lalu Lintas Dikembalikan Dua Arah
H+3 Lebaran, 35 Ribu Kendaraan Melintas Tol Cipali Arah Jakarta
Arus Balik H+2 Lebaran, 73 Ribu Kendaraan Melintas di Cirebon
Lonjakan Arus Balik di Tol Cipali, Rest Area Terapkan Sistem Buka-Tutup
Samsung Galaxy S26 Series dan Buds4 Pro Resmi Rilis di Indonesia
H-3 Lebaran, Ribuan Pemudik Padati Jalur Pantura Cirebon
Warga Kejaksan Curhat Soal Jalan Rusak hingga BPJS ke Rinna Suryanti
Jelang One Way, Jalur Arah Jakarta di Tol Cipali Mulai Disterilkan
Buka Bersama Eks DB Radio Cirebon, Ajang Reuni dan Melepas Rindu
Naya Anindita Ceritakan Peran Ardit Erwandha dan Reza Chandika Pilih OST Film 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
Kapolda Jabar Pantau Kesiapan Pos Rest Area 207A Tol Palikanci Jelang Arus Mudik
H-5 Lebaran, Arus Kendaraan ke Cirebon di Tol Cipali Masih Ramai Lancar
Perlintasan JPL 200 Krucuk Kini Gunakan Palang Pintu Empat Sisi