Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp102 Triliun Hingga September 2025

Selasa, 28 Oct 2025 20:29
    Bagikan  
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp102 Triliun Hingga September 2025
Dok.DJP

Suasana konferensi pers kinerja APBN Regional Jawa Barat triwulan III 2025 di Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Jawa Barat, Bandung, Senin (28/10/2025).

RINGKASNEWS.ID - Pendapatan negara di wilayah Jawa Barat hingga 30 September 2025 tercatat mencapai Rp102,51 triliun atau 66,57 persen dari target yang ditetapkan.

Capaian ini menunjukkan kinerja positif APBN yang tetap solid di tengah upaya pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi dan mendorong program prioritas nasional.

Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Jawa Barat II Henny Suatri Suardi mengatakan, APBN masih berfungsi efektif sebagai instrumen kebijakan fiskal yang adaptif dan produktif.

“Kinerja APBN di Jawa Barat hingga September 2025 tercatat on track. Kami terus mendorong optimalisasi belanja dan penerimaan negara agar program prioritas nasional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Henny dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10/2025).

Ia menambahkan, APBN memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, infrastruktur, serta pemberdayaan ekonomi rakyat untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Jawa Barat mencatat, pertumbuhan pendapatan negara tersebut ditopang oleh penerimaan pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang masing-masing naik 5,30 persen dan 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi belanja, realisasi di Jawa Barat mencapai Rp87,04 triliun atau 71,73 persen dari pagu, menghasilkan surplus regional sebesar Rp15,47 triliun. Perlambatan terjadi pada belanja kementerian/lembaga seiring kebijakan efisiensi dan penyesuaian pagu anggaran.

Sejumlah program prioritas nasional juga telah berjalan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau delapan juta penerima manfaat, sedangkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menyalurkan pembiayaan senilai Rp5,52 triliun untuk 44.093 unit rumah.

Pemerintah turut memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp20,93 triliun kepada 385 ribu debitur, serta pembiayaan Ultra Mikro (UMi) senilai Rp1,20 triliun untuk 247 ribu debitur.

Dari sisi ketahanan pangan, belanja tematik mencapai Rp1,83 triliun dengan produksi beras sebesar 8,72 juta ton dan penyaluran beras SPHP sebanyak 22,46 juta kilogram.

Kinerja APBN di sektor pendidikan juga menunjukkan hasil nyata. Program Sekolah Rakyat telah merealisasikan anggaran Rp25,25 miliar, sementara revitalisasi sekolah mencapai Rp11,31 miliar. SMA Unggul Garuda di Bogor menjadi salah satu hasil pembangunan sekolah unggulan dengan anggaran Rp59,31 miliar.

Secara makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan II-2025 mencapai 5,23 persen (yoy) dengan inflasi terjaga di level 2,19 persen. Neraca perdagangan daerah juga mencatat surplus USD 2,43 miliar pada Agustus 2025.

Menurut Henny, capaian tersebut mencerminkan daya tahan ekonomi Jawa Barat yang tetap kuat dan selaras dengan arah kebijakan fiskal nasional.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas instansi agar APBN benar-benar menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah,” tandasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran