Upaya Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Mulai Diperkuat di Bekasi

Jumat, 17 Oct 2025 13:25
    Bagikan  
Upaya Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Mulai Diperkuat di Bekasi
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji bersama perwakilan Badan Gizi Nasional dan Pemerintah Kota Bekasi usai kegiatan Program Makan Bergizi Gratis di Gedung Istanaku, Bekasi, Rabu (15/10/2025).

RINGKASNEWS.ID - Upaya pemerintah mewujudkan generasi sehat dan produktif terus digencarkan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, sosialisasi program tersebut digelar di Gedung Istanaku, Kota Bekasi, Rabu (15/10).

Kegiatan ini dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) Anyelir Puspa, serta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bekasi Ivan Firmansyah.

Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji menegaskan, masyarakat tidak perlu terpengaruh dengan kabar negatif terkait keamanan program MBG. Ia memastikan bahwa setiap dapur penyedia makanan telah memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

“Isu soal keracunan itu tidak benar. Di setiap dapur MBG ada ahli gizi yang memastikan makanan layak konsumsi dan sesuai standar BPOM. Dinas Kesehatan juga rutin melakukan inspeksi,” ujar Nuroji.

Menurutnya, MBG merupakan langkah konkret pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki status gizi masyarakat, menekan angka stunting, dan mengurangi kemiskinan.

Sementara itu, Tenaga Ahli BGN Anyelir Puspa menjelaskan, program MBG tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga kelompok rentan lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Program ini hadir untuk menjawab empat persoalan utama, yakni stunting, gizi buruk dan anemia, ketimpangan akses pangan bergizi, serta ketidakstabilan ekonomi,” tutur Anyelir.

Ia menambahkan, makanan yang disediakan dalam program MBG harus memenuhi kecukupan kalori, higienis, dan aman dikonsumsi.

Kepala SPPG Kota Bekasi, Ivan Firmansyah, memastikan kesiapan daerahnya dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Setiap menu diuji sebelum didistribusikan. Kami memastikan makanan disajikan secara higienis dan tepat waktu agar tetap layak konsumsi,” ujarnya.

Ivan juga menambahkan bahwa menu MBG disesuaikan dengan kearifan lokal. Beberapa daerah bahkan menggunakan bahan pokok non-beras dan menambahkan pemberian susu secara berkala.

Sosialisasi MBG di Bekasi menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Program ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi terciptanya generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045. (Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran