Program Makan Bergizi Gratis di Cianjur, Wujud Investasi untuk Masa Depan Bangsa

Jumat, 3 Oct 2025 08:02
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis di Cianjur, Wujud Investasi untuk Masa Depan Bangsa
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz bersama perwakilan Badan Gizi Nasional dan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur usai kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (30/9/2025).

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung di Nusantara Room, Pondok Lembah Sukanagalih, pada Selasa (30/9) itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Sosialisasi yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” ini digelar oleh Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Ande Citra Restiawan, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah.

Dalam paparannya, Neng Eem menegaskan bahwa program MBG bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan konsumsi harian, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Makan Bergizi Gratis ini adalah langkah strategis untuk memastikan generasi kita tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Ini bukan sekadar konsumsi, tetapi investasi untuk Indonesia,” ujar Neng Eem.

Ia juga menilai, pelaksanaan program MBG memiliki dampak ekonomi yang luas, terutama bagi pelaku usaha lokal.

“Ketika dapur-dapur penyedia makanan bergizi tumbuh, maka perputaran ekonomi di daerah ikut bergerak. Manfaatnya dapat dirasakan secara inklusif oleh masyarakat,” lanjutnya.

Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi, Ande Citra Restiawan, menambahkan bahwa dukungan masyarakat menjadi kunci sukses pelaksanaan MBG.

“Program ini tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan sektor usaha lokal. Ini kesempatan kita untuk membangun bangsa melalui gizi,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah, menekankan pentingnya sosialisasi yang berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang.

“Gizi adalah pondasi kesehatan. Dengan dukungan semua pihak, program ini bisa berjalan baik dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Pelaksanaan sosialisasi MBG di Cianjur menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap program peningkatan gizi nasional.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, DPR, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. (Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran