Madiun Jadi Lokasi Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis, Ini Tujuannya

Minggu, 5 Oct 2025 10:11
    Bagikan  
Madiun Jadi Lokasi Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis, Ini Tujuannya
Ist

Peserta dan narasumber berfoto bersama usai sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dukuh Sumurgung, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Kamis (2/10/2025).

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah terus menggencarkan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperluas jangkauan penerima manfaat dan memperkuat komitmen pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Kegiatan sosialisasi dengan tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” digelar di Dukuh Sumurgung, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Kamis (2/10/2025).

Program MBG yang diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 ini menjadi bagian dari upaya mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Tenaga Ahli DPR RI, M. Sam’ani Kurniawan, mengatakan program MBG merupakan salah satu prioritas nasional yang perlu dikawal bersama.

“Badan Gizi Nasional adalah mitra Komisi IX DPR RI, dan program ini merupakan prioritas presiden. Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Sam’ani.

Sementara itu, Staf Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional, Teguh Suparngadi, menjelaskan, pelaksanaan program MBG berpedoman pada empat standar penting, yakni kecukupan kalori, komposisi gizi, higienitas, dan keamanan pangan.

Menurutnya, MBG tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga menjadi strategi penting dalam menyiapkan generasi emas Indonesia.

“Sasaran penerima manfaat tidak hanya peserta didik mulai dari PAUD hingga pesantren, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan gizi yang terpenuhi, kita bisa menurunkan angka stunting, anemia, dan kemiskinan,” jelas Teguh.

Kepala Desa Jiwan, Aang Fakhrur Rozi, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi di wilayahnya. Ia menilai program MBG membawa dampak nyata bagi masyarakat.

“Program ini tidak hanya membantu memperbaiki gizi anak-anak, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga. Manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” kata Aang.

Melalui sosialisasi di Madiun ini, pemerintah berharap pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat.

Dengan sinergi antara pemerintah, DPR RI, dan masyarakat, program MBG diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah