Pemuda Tewas Diserang Molotov dan Sajam, Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran di Cirebon

Kamis, 21 Aug 2025 16:17
    Bagikan  
Pemuda Tewas Diserang Molotov dan Sajam, Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran di Cirebon
Ist

Tersangka tawuran konten yang menewaskan seorang pemuda di Jalan Kesunean Kota Cirebon digiring petugas ke Mapolres Cirebon Kota, Kamis (21/8/2025).

RINGKASNEWS.ID - Polisi menangkap tiga remaja yang diduga terlibat dalam tawuran konten di Kota Cirebon. Peristiwa itu menewaskan seorang pemuda berinisial KD (21), anggota geng Huru Hara.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengatakan ketiga pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah bentrokan terjadi di Jalan Kesunean, Kecamatan Lemahwungkuk, Selasa (19/8/2025) dini hari.

“Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari 1x24 jam Tim Buser berhasil mengamankan tiga pelaku utama. Enam lainnya masih dalam pengejaran,” ujar Eko saat konferensi pers di Mapolres, Kamis (21/8/2025).

Ketiga pelaku yang ditangkap berinisial IR (22), JS (20), dan UB (19). Mereka langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Cirebon Kota.

Polisi menyebut tawuran itu merupakan hasil janjian antar kelompok untuk membuat konten media sosial. Lima geng terlibat, yakni Enjoy Tengah, Tak Sadar, Jamaika, Purpoy, dan Huru Hara.

Bentrok terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di depan SDN 1 Kesunean. Dalam peristiwa itu, korban KD sempat terkena lemparan bom molotov hingga rambutnya terbakar. Ia kemudian diserang menggunakan celurit dan senjata tajam lain, sebelum akhirnya dikeroyok hingga tak berdaya.

“Korban mengalami luka serius di kepala, punggung, tangan, hingga jari kaki. Sekitar pukul 07.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” kata Eko.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita barang bukti berupa celurit, botol molotov, pakaian korban, dan ponsel.

Ketiga pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Eko menegaskan polisi akan terus memburu enam pelaku lain yang masih buron.

“Kami imbau untuk segera menyerahkan diri. Jika tidak, kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujarnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan