Cemburu Usai Cerai, Pria di Kuningan Aniaya Mantan Istri dengan Golok

Selasa, 21 Oct 2025 09:31
    Bagikan  
Cemburu Usai Cerai, Pria di Kuningan Aniaya Mantan Istri dengan Golok
Ist

Petugas Polsek Cigugur bersama tenaga medis memeriksa kondisi korban penganiayaan di RS Sekar Kamulyan, Kuningan.

RINGKASNEWS.ID - Seorang pria berinisial IB (56) di Kabupaten Kuningan ditangkap polisi setelah diduga menganiaya mantan istrinya dengan sebilah golok karena dilanda rasa cemburu. Peristiwa itu terjadi di Dusun Mulyaasih II, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, pada Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 08.25 WIB.

Korban bernama Nesah (44), seorang ibu rumah tangga, mengalami luka di bagian kening, bibir, jari tangan kanan, serta lengan akibat sabetan golok. Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur untuk mendapat perawatan medis.

Kapolsek Cigugur Iptu Ali Akbar membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan laporan polisi, pelaku berinisial IB (56), mantan suami korban, mendatangi rumah korban sambil membawa sebilah golok yang telah disiapkan sebelumnya.

“Pelaku datang ke rumah korban, memaki, lalu menyabetkan golok ke arah kepala korban. Korban berusaha menangkis hingga mengalami luka di beberapa bagian tubuh,” ujar Ali Akbar, Selasa (21/10).

Dugaan sementara, tindakan pelaku dipicu oleh rasa cemburu dan sakit hati setelah perceraian. Pelaku disebut marah karena korban diduga mulai dekat dengan pria lain.

Setelah kejadian, korban melapor ke Polsek Cigugur. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku pada Kamis (16/10/2025) di wilayah Talaga Wetan, Kabupaten Majalengka, tanpa perlawanan.

Penangkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Cigugur bersama Unit Resmob Satreskrim Polres Kuningan setelah melacak nomor ponsel yang digunakan pelaku.

“Pelaku sudah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan di Polsek Cigugur. Barang bukti berupa sebilah golok dan dokumen pendukung juga telah kami sita,” kata Ali Akbar.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal penganiayaan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon