Festival Kuliner Jalur Rempah 2025 di Cirebon, Tawarkan Rasa dan Cerita dari Jalur Sejarah

Kamis, 17 Jul 2025 20:08
    Bagikan  
Festival Kuliner Jalur Rempah 2025 di Cirebon, Tawarkan Rasa dan Cerita dari Jalur Sejarah
Humas Pemkot

Penampilan tari tradisional di depan Balai Kota Cirebon, meriahkan pembukaan Festival Kuliner Jalur Rempah, Kamis (17/7/2025).

RINGKASNEWS.ID - Festival Kuliner Jalur Rempah (FKJR) kembali digelar di Kota Cirebon. Mengangkat tema "Wastra Nusantara", ajang tahunan ini berlangsung selama tiga hari, 17–19 Juli 2025 di kawasan Gedung DPRD Kota Cirebon dan sekitarnya.

Tak sekadar menyuguhkan ragam kuliner tradisional, FKJR 2025 hadir sebagai ruang merayakan kekayaan sejarah, budaya, dan identitas kota pelabuhan ini. 

Festival ini juga menjadi bagian dari agenda strategis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon yang menekankan pentingnya ketahanan pangan, pelestarian kuliner, dan penguatan ekonomi lokal.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya FKJR. Ini bukan sekadar festival tahunan, tapi cermin perjalanan sejarah panjang Cirebon sebagai simpul penting jalur rempah dunia,” kata Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, dalam pembukaan acara, Kamis (17/7/2025).

Menurut Agus, peran Cirebon dalam sejarah rempah bukan hanya dari sisi perdagangan, tapi juga sebagai ruang pertemuan budaya. Kota ini dikenal sebagai titik akulturasi antara agama, tradisi, hingga cita rasa.

Tahun ini, FKJR menampilkan berbagai kegiatan, mulai dari lomba foto dan video, pertunjukan seni tari dan musik, workshop melukis topeng, peluncuran maskot Kota Cirebon, fashion show wastra, lomba tumpeng mini, hingga bazar UMKM.

“Semangatnya adalah menggali kekayaan lokal dan memperkuat jati diri kita sebagai bangsa. Termasuk menghidupkan kembali wastra sebagai bagian dari akar budaya yang tak boleh terlupakan,” tambah Agus.

Festival ini juga melibatkan banyak komunitas, seperti pelaku seni, perias, pengrajin, serta UMKM lokal, yang turut memeriahkan suasana.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo turut hadir membuka acara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk para pelaku UMKM dan komunitas budaya yang menjaga warisan bangsa.

“FKJR bukan sekadar agenda kuliner, tapi pernyataan jati diri kota ini. Dari dapur rakyat lahir rasa, dari rasa tumbuh peradaban,” ujar Edo.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Jenguk Suami di Rutan Cirebon, Perempuan Kedapatan Sembunyikan 103 Butir Tramadol dan Tembakau Sintetis
KAI Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Cipunegara
Kabar bagi UMKM, Tarif PPh Final 0,5 Persen Tetap Berlaku dengan Aturan Baru
Gempur Rokok Ilegal: Kenali Cirinya, Hindari Peredarannya
Urus KIR Tak Perlu Antre Lama, Dishub Kota Cirebon Siapkan Layanan Online
Tiga Kanwil DJP di Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp54 Miliar
PGN Perluas Penggunaan Gas Bumi di Cirebon, Targetkan 3.008 Sambungan Baru
Santika Ajak Anak-Anak Mengenal Dunia Perhotelan Lewat GM For A Day 2026
Motor yang Sempat Hilang Akibat Dicuri Kembali ke Tangan Pemiliknya
Festival Kepatihan 2 Angkat Sejarah Lokal dan Potensi Budaya Pekalipan
Diduga Ada Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Kesambi Cirebon
Kodim 0614/Kota Cirebon Libatkan Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana
DPR RI dan KAI Bahas Rencana Flyover dan Underpass di Kawasan Krucuk Kota Cirebon
Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall