Zona Melantai, Wadah Baru untuk Diskusi dan Solusi di Balekota Kota Cirebon

Jumat, 13 Dec 2024 09:11
    Bagikan  
Zona Melantai, Wadah Baru untuk Diskusi dan Solusi di Balekota Kota Cirebon
Ist

Ciptakan Ekosistem Terbuka, Zona Melantai Jadi Andalan Baru Kota Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Kota Cirebon kini memiliki ruang diskusi dan kolaborasi baru bernama Zona Melantai, singkatan dari "Membaca lan Nyantai." Ruang ini dirancang untuk menciptakan suasana kerja yang lebih terbuka, fleksibel, dan produktif yang melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

Menurut Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi, Zona Melantai bukan sekadar ruang fisik, melainkan simbol transformasi menuju birokrasi yang lebih efisien dan inovatif. 

“Harapannya, ruang ini dapat mempercepat pengambilan keputusan dengan memangkas formalitas yang tidak perlu,” ujar Pj Wali Kota usai meresmikan Zona Melantai di Balekota, Kamis (12/12).

Zona Melantai juga mendapat dukungan dari Bank Indonesia Cirebon, yang diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi untuk menyelesaikan berbagai tantangan, termasuk ketahanan pangan dan inflasi.

Selain peresmian Zona Melantai, diskusi terkait ketahanan pangan dan pencapaian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon juga menjadi fokus. 

TPID dilaporkan berhasil menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui berbagai langkah strategis, seperti kemitraan dengan distributor dan edukasi masyarakat untuk pengelolaan konsumsi.

"Langkah-langkah ini diharapkan dapat terus memperkuat stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kota Cirebon," pungkasnya.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan
Aktivitas Stockpile Batubara dan Cangkang Sawit di Pelabuhan Cirebon Diprotes Warga
Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Layanan Sosial Tepat Sasaran Berbasis DTSEN
Waspada Vape Narkotika, BNN Bongkar Jaringan Internasional di Jakarta
Banjir Kiriman dan Hujan Deras, Cirebon Kembali Dikepung Banjir
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Warga Cigobang soal Penanaman Sawit