Kota Cirebon Dinobatkan Sebagai Kota Informatif di Jawa Barat Tahun 2024

Jumat, 15 Nov 2024 19:23
    Bagikan  
Kota Cirebon Dinobatkan Sebagai Kota Informatif di Jawa Barat Tahun 2024
Ist

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin saat Memberikan Penghargaan kepada Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi.

RINGKASNEWS.ID - Kota Cirebon kembali mencatatkan prestasi dengan menyabet penghargaan sebagai Kota Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024 tingkat Provinsi Jawa Barat. 

Penghargaan ini diterima langsung oleh Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi, dalam acara yang digelar di Gedung Merdeka, Bandung, pada Kamis (14/11/2024).

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, dalam sambutannya menekankan pentingnya transparansi informasi bagi pemerintah daerah. 

Menurutnya, keterbukaan bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga menjadi dasar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Transparansi bukan hanya soal menyediakan data, tetapi juga memastikan informasi yang diberikan dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Ini kunci untuk menciptakan pemerintahan yang responsif dan akuntabel," ujar Bey.

Ia juga mengingatkan bahwa penghargaan ini bukan akhir perjalanan, melainkan langkah awal untuk terus meningkatkan pelayanan publik.

Di sisi lain, Pj Wali Kota Agus Mulyadi menyebut penghargaan ini sebagai tantangan untuk terus memperbaiki pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Penghargaan ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Kami berkomitmen meningkatkan akses informasi yang cepat, tepat, dan akurat demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Agus juga menegaskan, Pemkot Cirebon bertekad untuk terus memperkuat prinsip transparansi dalam pemerintahan, sejalan dengan meningkatnya tuntutan masyarakat yang semakin kritis dan melek teknologi. 

"Keterbukaan informasi akan menjadi fondasi bagi terciptanya pemerintahan yang akuntabel dan responsif. Dengan capaian ini, Pemkot Cirebon akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Pj Wali Kota.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen