Prabu Diaz Dorong Rekonsiliasi Antara DPRD dan KONI Kota Cirebon

Rabu, 9 Oct 2024 19:28
    Bagikan  
Prabu Diaz Dorong Rekonsiliasi Antara DPRD dan KONI Kota Cirebon
Ist

Prabu Diaz saat berkunjung ke Gedung DPRD Kota Cirebon, Rabu (9/10).

RINGKASNEWS.ID - Prabu Diaz, Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara dan tokoh masyarakat Kota Cirebon melakukan kunjungan ke Gedung DPRD Kota Cirebon guna mendorong penyelesaian konflik antara DPRD dan KONI Kota Cirebon. 

Kunjungan ini diterima oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, Andri Sulistiyo, Wakil Ketua DPRD, Harry Saputra Gani dan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD, Abdul Wahid Wahdini, pada Rabu (9/10/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Diaz menegaskan pentingnya rekonsiliasi antara Ketua KONI dan Ketua DPRD Kota Cirebon demi menjaga persatuan menjelang Pilkada dan pelantikan Presiden.

Ia berharap Badan Kehormatan dapat menangani permasalahan ini secara objektif dan sesuai prosedur yang berlaku. Diaz juga memberikan apresiasi kepada BK yang menunjukkan respons positif terhadap aduan KONI.

“Kami berharap Badan Kehormatan dapat menjalankan tugasnya sesuai aturan yang ada, demi terciptanya keadilan dan penyelesaian yang damai," kata Diaz.

Selain itu, Diaz mendorong kedua pihak untuk menempuh jalur musyawarah dalam mencari solusi terbaik. Ia menyampaikan, penyelesaian melalui dialog jauh lebih bermanfaat dibandingkan membawa persoalan ini ke ranah hukum. 

“Kita harus mengutamakan musyawarah dan dialog untuk menyelesaikan konflik ini, agar Kota Cirebon tetap kondusif dan berfokus pada kemajuan bersama, khususnya di bidang olahraga,” ujar Diaz.

Sementara, Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio menyambut baik pandangan Prabu Diaz yang menekankan pentingnya menjaga kondusifitas dan persatuan di Kota Cirebon.

"Dengan banyaknya agenda besar ke depan, mari kita bersama sama bersatu menatap dan bergandengan tangan untuk kemajuan Kota Cirebon," ungkap Andrie.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan
Aktivitas Stockpile Batubara dan Cangkang Sawit di Pelabuhan Cirebon Diprotes Warga