Pemkab Cirebon Permudah Izin Tenaga Kesehatan Melalui MPPDN Digital

Selasa, 12 Nov 2024 20:32
    Bagikan  
Pemkab Cirebon Permudah Izin Tenaga Kesehatan Melalui MPPDN Digital
Ist

Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya saat Menghadiri Peluncuran MPPDN, Selasa (12/11).

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon meluncurkan sistem digital baru untuk layanan kesehatan yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dalam perizinan tenaga kesehatan. 

Melalui aplikasi “Satu Sehat” yang diintegrasikan di Mal Pelayanan Publik (MPP), tenaga kesehatan kini dapat mengurus izin profesi tanpa harus mendatangi kantor pemerintah. 

Peluncuran Mal Pelayanan Publik Digital Nasional (MPPDN) ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 di tingkat Kabupaten Cirebon. 

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengungkapkan, digitalisasi ini merupakan terobosan yang mempermudah para tenaga kesehatan. 

“Kami telah mengembangkan digitalisasi perizinan untuk 18 profesi tenaga kesehatan. Kini, tenaga kesehatan bisa mendaftar dan mengajukan izin dari rumah atau di mana saja, hanya melalui smartphone,” ujar Wahyu, Selasa (12/11). 

Menurutnya, aplikasi “Satu Sehat” memungkinkan tenaga kesehatan untuk mengisi data, mengunggah dokumen yang diperlukan, dan memproses izin secara online, yang sebelumnya harus dilakukan secara manual dan memakan waktu lebih lama. 

"Setelah dokumen diunggah, pihak MPP melakukan verifikasi secara digital, mempercepat waktu pemrosesan yang kini bisa diselesaikan tanpa tatap muka," ucapnya. 

Wahyu menekankan bahwa inovasi ini diharapkan dapat meringankan beban tenaga kesehatan, terutama dalam hal waktu dan tenaga yang diperlukan untuk mendapatkan izin. 

"Selain itu, dengan adanya digitalisasi, Kami berharap dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan transparan," ungkapnya. 

Inisiatif ini sejalan dengan upaya Pemkab Cirebon untuk memanfaatkan teknologi dalam pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, guna memberikan kemudahan akses dan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Oknum Ketua Puskesos Galagamba Diduga Pungli Cetak Kartu BPJS
Dugaan Kekerasan Seksual Siswi SMA di Dukupuntang Cirebon, Keluarga Minta Polisi Segera Proses Kasus
KLB Campak di Kota Cirebon, DPRD Desak Respons Cepat Pemerintah
Sejumlah Pejabat Lapas Narkotika Cirebon Berganti, Ini Tujuannya
Berulang Kali Ditertibkan, Parkir Liar di Kota Cirebon Masih Saja Membandel
Bukan Sekadar Tradisi, Halalbihalal Urang Sumedang di Cirebon Jadi Penguat Kebersamaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Beban Masyarakat Kembali Bertambah
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
RINGKAS RADIO NET