Pembagian MBG di Arjawinangun Dipertanyakan, Rapel Empat Hari Tak Diterima Siswa

Senin, 22 Dec 2025 17:08
    Bagikan  
Pembagian MBG di Arjawinangun Dipertanyakan, Rapel Empat Hari Tak Diterima Siswa
Ringkas Media

Sejumlah guru mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, untuk mempertanyakan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk rapel empat hari yang disebut belum diterima siswa, Senin (22/12/2025).

RINGKASNEWS.ID - Pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, dipertanyakan oleh guru dan wali murid. Pasalnya, rapel MBG selama empat hari yang seharusnya diterima siswa disebut tidak dibagikan.

Program MBG yang ditujukan untuk membantu pemenuhan gizi siswa tersebut dinilai belum berjalan sesuai ketentuan. Selain jumlah paket yang tidak sesuai, kualitas isi makanan juga dikeluhkan.

Salah seorang wali murid di Arjawinangun berinisial T mengatakan, sejak Jumat (19/12/2025) siswa di sekolah anaknya tidak menerima MBG. Pihak penyelenggara kemudian menyampaikan bahwa pembagian akan dirapel pada Senin (22/12/2025).

“Kalau dirapel, seharusnya anak-anak menerima empat paket. Tapi yang diterima hanya satu paket,” kata T.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh guru di sekolah penerima MBG. Mereka menilai mekanisme rapel yang disampaikan tidak terealisasi di lapangan, sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan siswa dan orang tua.

Sejumlah wali murid dan guru kemudian mendatangi dapur MBG yang berada di sekitar Balai Desa Arjawinangun untuk mempertanyakan sisa paket rapel yang belum dibagikan.

Sementara itu, perwakilan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Arjawinangun, Ani Friska Yunita, membantah adanya persoalan serius dalam pembagian MBG. Ia menyebut kejadian tersebut hanya kesalahpahaman.

“Ini hanya miskomunikasi. Saya kira pembagiannya sudah selesai. Tambahan MBG rencananya akan dibagikan kembali pada Rabu depan,” ujar Ani saat dikonfirmasi melalui telepon.

Guru dan wali murid berharap pembagian MBG ke depan dapat dilakukan secara jelas dan tepat waktu, agar tujuan program untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa dapat berjalan optimal. (Ade Hamdan)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM
Program MBG Disiapkan sebagai Langkah Bertahap Perbaiki Gizi Masyarakat Grobogan
Program Makan Bergizi Gratis 2026 Dimulai, Grobogan Jadi Lokasi Perdana Sosialisasi
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Karier Lewat Konser Dua Delapan di Senayan
Cirebon Power Catat Peningkatan Produksi Listrik Sepanjang 2025
Pemerintah Buka Kembali Akses Grok di Indonesia dengan Pengawasan Ketat
Korsleting Diduga Picu Kebakaran Mobil di Jalan Dr. Cipto Cirebon
OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika