Ibu di Cirebon Meninggal Dunia Saat Berjuang Cari Nafkah, Jadi Korban Jambret

Kamis, 17 Apr 2025 12:38
    Bagikan  
Ibu di Cirebon Meninggal Dunia Saat Berjuang Cari Nafkah, Jadi Korban Jambret
Ringkas Media

Suami korban jambret, Maryadi (67), duduk di samping motor yang ia gunakan saat mengantar istrinya, Sri Turyati.

RINGKASNEWS.ID - – Nasib tragis menimpa Sri Turyati (60), warga Kp.Peguyuban RT.03 Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Ia meninggal dunia setelah menjadi korban penjambretan di Jalan Kalijaga, Pegambiran, pada Rabu (17/4) sekitar pukul 05.00 WIB.

Suami korban, Maryadi (67) menuturkan, pagi itu ia sedang mengantar istrinya menuju tempat berjualan di SD Al Hikmah, Jalan Ahmad Yani By Pass. Mereka berangkat dari arah Jalan Kesunean.

“Saat hendak berbelok ke arah jalan layang Pegambiran, tepatnya di depan Masjid Ar Rayyan sebelum diler mobil, tiba-tiba ada sepeda motor yang memepet dan menarik tas istri saya,” ungkap Maryadi, Kamis (17/4).

Akibat tarikan tersebut, korban terjatuh dan membentur aspal cukup keras. Ia mengalami luka parah dan segera dilarikan ke RS Putra Bahagia, namun nyawanya tidak tertolong.

Maryadi mengaku tidak sempat melihat dengan jelas ciri-ciri pelaku maupun kendaraan yang digunakan karena minimnya penerangan di lokasi kejadian. Namun ia meyakini pelaku beraksi seorang diri.

“Pelaku langsung kabur ke arah Mundu, dan tas istri saya tidak sempat terbawa,” tambahnya.

Anak korban, Oman Maulana (37), berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku.

“Kami berharap keadilan ditegakkan. Ibu saya kehilangan nyawa karena ulah pelaku, kami ingin pelaku segera ditangkap,” tegas Oman.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi