Ribuan Penumpang Kereta Api Pulang Kampung Sambut Ramadan

Sabtu, 1 Mar 2025 09:38
    Bagikan  
Ribuan Penumpang Kereta Api Pulang Kampung Sambut Ramadan
Ist

Tradisi Pulang Kampung Jelang Ramadan, Stasiun Kereta Ramai Penumpang.

RINGKASNEWS.ID - Menjelang bulan suci Ramadan, tradisi pulang kampung kembali terasa. Banyak masyarakat memilih kembali ke kampung halaman untuk menjalani ibadah puasa pertama bersama keluarga. 

KAI Daop 3 Cirebon mencatat sebanyak 11.471 penumpang melakukan perjalanan menggunakan kereta api dalam periode 28 Februari hingga 3 Maret 2025. Jumlah ini masih bisa bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung. 

“Kami melihat ada peningkatan jumlah pelanggan yang melakukan perjalanan menjelang Ramadan. Hal ini sudah menjadi pola tahunan, karena banyak masyarakat ingin berkumpul bersama keluarga di awal puasa,” ujar Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin. 

Untuk memastikan kenyamanan penumpang, KAI telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk menambah jumlah perjalanan dan meningkatkan layanan di stasiun serta dalam perjalanan. 

Selain memastikan operasional berjalan lancar, KAI juga menyediakan berbagai fasilitas tambahan untuk mendukung kenyamanan pelanggan. 

Salah satunya adalah water station di Stasiun Cirebon dan Cirebonprujakan, yang memungkinkan penumpang mengisi ulang air minum secara gratis. 

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami dalam mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai," jelasnya. 

Selama bulan Ramadan, KAI juga akan membagikan takjil gratis bagi pelanggan yang berbuka puasa di stasiun. Program ini tersedia di 21 stasiun besar, termasuk Stasiun Cirebon dan Cirebonprujakan. 

“Kami ingin memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, terutama bagi yang berpuasa. Dengan adanya pembagian takjil, mereka bisa berbuka saat masih dalam perjalanan atau ketika menunggu keberangkatan,” tambah Muhibbuddin. 

Muhibbuddin mengatakan, bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama Ramadan, agar merencanakan perjalanan lebih awal. 

"Tiket sudah bisa dipesan hingga 45 hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, atau mitra penjualan tiket lainnya," katanya. 

Untuk meningkatkan pengalaman perjalanan, KAI juga menghadirkan berbagai inovasi digital, seperti pemesanan tiket secara online dan layanan check-in dengan sistem face recognition. Dengan teknologi ini, proses naik kereta menjadi lebih cepat dan praktis. 

“Kami berharap dengan berbagai layanan ini, pelanggan bisa menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan selama Ramadan,” tutup Muhibbuddin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM