Journalist Class: OJK Gandeng Media Tingkatkan Literasi Keuangan di Ciayumajakuning

Jumat, 13 Sep 2024 14:29
    Bagikan  
Journalist Class: OJK Gandeng Media Tingkatkan Literasi Keuangan di Ciayumajakuning
Ist

Para jurnalis antusias mengikuti Journalist Class OJK 2024 di Kuningan, sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat di Ciayumajakuning.

RINGKASNEWS.ID - Sebagai bagian dari Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan Journalist Class di Kuningan, Kamis (12/9/2024).

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga menegaskan peran strategis media dalam menyebarluaskan informasi terkait literasi keuangan di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).

Journalist Class ini diikuti oleh 37 jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting OJK, termasuk Analis Eksekutif Senior Direktorat Pengembangan Hukum OJK Abdul Hanan, serta Analis Eksekutif Grup Komunikasi OJK Oman Sukmana. 

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Bursa Efek Indonesia Jawa Barat, Achmad Dirgantara, dan Deputi Direktur Perizinan Lembaga Jasa Keuangan Kantor OJK Provinsi Jawa Barat, Widhi Setyanto.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya peran media dalam memperkuat literasi keuangan di masyarakat. 

Menurutnya, media berperan tidak hanya sebagai penyebar informasi, tetapi juga pembentuk opini publik. 

"Jika opini yang dibangun positif, ini akan menciptakan iklim investasi yang baik, tidak hanya untuk daerah, tetapi juga nasional," ungkap Agus.

Dalam acara ini, para jurnalis diberikan pemahaman mendalam mengenai perubahan kelembagaan dan kewenangan OJK sesuai dengan UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). 

Analis Eksekutif Senior Direktorat Pengembangan Hukum OJK Abdul Hanan menjelaskan, OJK kini memiliki kewenangan baru, termasuk pengawasan bursa karbon, aset kripto, hingga penindakan melalui restorative justice untuk mengembalikan kerugian konsumen.

"Di era digital, keterbukaan informasi menjadi keharusan," kata Abdul Hanan.

Analis Eksekutif Grup Komunikasi OJK, Oman Sukmana menekankan bahwa OJK berkomitmen untuk menjadi lembaga publik yang informatif dan ramah media. 

"Kami menyediakan berbagai kanal informasi, baik secara langsung melalui edukasi maupun digital melalui website dan media sosial," jelas Oman.

Sementara itu, Achmad Dirgantara dari BEI Jawa Barat mengajak masyarakat untuk lebih memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif investasi yang aman. 

"Dengan adanya perlindungan dari Indonesia SIPF, masyarakat bisa merasa lebih nyaman dalam berinvestasi," kata Achmad.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap dapat semakin memperkuat sinergi antara media dan lembaga keuangan, sehingga tercipta ekosistem informasi yang sehat dan konstruktif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025