OJK Cirebon Luncurkan Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif di Gunung Kuning Majalengka

Senin, 11 Aug 2025 17:30
    Bagikan  
OJK Cirebon Luncurkan Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif di Gunung Kuning Majalengka
Dok OJK Cirebon

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib (tengah) menyampaikan paparan saat peluncuran Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Gunung Kuning, Kabupaten Majalengka, Minggu (10/8/2025).

RINGKASNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon meluncurkan program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Gunung Kuning, Kabupaten Majalengka, Minggu (10/8/2025).

Program ini digagas melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya peningkatan literasi dan akses layanan keuangan formal.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengatakan Desa EKI Gunung Kuning menjadi salah satu program unggulan TPAKD Ciayumajakuning dengan fokus pengembangan desa wisata. Potensi alam, sumber daya manusia, dan peluang ekonomi desa ini dinilai besar sehingga perlu didukung peningkatan kapasitas keuangan warganya.

“Melalui program ini, kami berkomitmen menghadirkan akses keuangan formal yang mudah dijangkau. Dengan literasi keuangan yang baik, pelaku UMKM, karang taruna, pengurus BUMDes, dan masyarakat bisa mengelola usaha lebih profesional, sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi daerah,” ujar Agus.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Majalengka, Toto Prihatno, yang hadir mewakili bupati, mengapresiasi inisiatif OJK. Menurutnya, Desa EKI akan menjadi langkah nyata memperluas akses keuangan, menggerakkan sektor riil, dan memaksimalkan potensi wisata untuk pemerataan pertumbuhan ekonomi.

Program ini akan dijalankan secara berkelanjutan dengan melibatkan 100 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, perangkat desa, pegawai BUMDes, hingga karang taruna. Kegiatan akan dibagi dalam tiga tahap yakni, pra-inkubasi, inkubasi, dan pasca-inkubasi dengan target multiplier effect berupa peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

OJK Cirebon juga menegaskan komitmennya memerangi praktik keuangan ilegal, seperti penyedia dana talangan tanpa izin yang kerap merugikan masyarakat desa. Terbentuknya ekosistem keuangan inklusif diharapkan menjadi benteng perlindungan dan penopang kemandirian ekonomi warga.

Selain itu, OJK Cirebon mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk mematuhi larangan pemberian gratifikasi kepada jajarannya, sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan tata kelola yang bersih.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi, Prajurit TNI Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kesenden
Rumah Warga di Dukuh Semar Terbakar Usai Hujan Deras Guyur Kota Cirebon
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Promo Libur Panjang dan Kuliner Khas Daerah
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Semangat Belajar Lewat Penyaluran PIP
422 Atlet Kabupaten Cirebon Jalani Tes Fisik Jelang PORPROV Jabar 2026
Kuwu Luwung Kencana Bantah Isu Korupsi Dana Desa, Sebut Sudah Diperiksa Inspektorat
23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Mulai Diperbaiki, Pemkab Percepat Lelang Proyek 2026
KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 21 Ribu Tiket Selama Libur Panjang
Anggota DPRD Kota Cirebon Minta Wali Kota Duduk Bersama Bahas Masalah Sosial
Aksi Curanmor di Area RSPAD Kota Cirebon Digagalkan Warga dan Polisi
Satlantas Polres Cirebon Kota Evaluasi Sejumlah Jalan Rawan Laka dan Macet
Wajah Depan Stasiun Cirebon Ditata Ulang, Area Parkir Dibuat Lebih Estetis
Seorang Pria di Cirebon Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya
Warga Kota Cirebon Keluhkan Catat Meter PGN Hanya Dilakukan Tiga Bulan Sekali
Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya