Prioritaskan Keselamatan, KAI Daop 3 Tutup Permanen 11 Perlintasan Sebidang

Senin, 5 Aug 2024 17:45
    Bagikan  
Prioritaskan Keselamatan, KAI Daop 3 Tutup Permanen 11 Perlintasan Sebidang
Ist

11 Titik Hitam Kecelakaan di Cirebon Dihilangkan

RINGKASNEWS.ID - KAI Daop 3 Cirebon menutup 11 perlintasan sebidang sejak awal tahun hingga Agustus 2024, hal itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir kecelakaan yang kerap terjadi di perlintasan sebidang. 

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, keberadaan perlintasan sebidang yang tidak memenuhi standar seringkali menjadi penyebab utama kecelakaan.

"Kami telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar sebelum penutupan. Langkah ini sejalan dengan peraturan yang berlaku untuk meningkatkan keselamatan bersama," kata Rokhmad, Senin (5/8/2024).

Menurutnya, sepanjang tahun ini, telah terjadi 9 kecelakaan di perlintasan sebidang di wilayah Daop 3 Cirebon, bahkan kecelakaan tersebut mengakibatkan 13 korban jiwa, baik itu pengguna jalan maupun petugas kereta api.

"Kecelakaan di perlintasan sebidang tidak hanya merenggut korban jiwa, namun juga menyebabkan kerusakan sarana dan prasarana kereta api, serta mengganggu perjalanan kereta api," ucapnya.

Ia menambahkan, selain melakukan penutupan perlintasan sebidang, KAI juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang.

"Kami juga memasang spanduk peringatan di perlintasan yang rawan kecelakaan dan menertibkan bangunan liar di sekitar jalur kereta api," ujarnya.

Kemudian KAI Daop 3 Cirebon telah melakukan perawatan dan perbaikan peralatan di perlintasan sebidang dan mengusulkan kepada pemerintah untuk membangun flyover di perlintasan yang padat.

"KAI mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat melintas di perlintasan sebidang," pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Mau Dapat Tiket KA Lebaran Lebih Hemat? Cek Jadwal dan Kuotanya di Cirebon
Uya Kuya Ajak Warga Cipulir Jaksel Pahami Manfaat MBG
KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari