Sambut Hari Jadi Cirebon ke-597, Hotel Santika Hadirkan Tari Topeng di Malam 'Cirebon Guyub'

Rabu, 3 Jul 2024 19:03
    Bagikan  
Sambut Hari Jadi Cirebon ke-597, Hotel Santika Hadirkan Tari Topeng di Malam 'Cirebon Guyub'
Ist

Hotel Santika Cirebon Hadirkan Tari Topeng di Malam Cirebon Guyub pada Sabtu, (6/7/2024).

RINGKASNEWS.ID - Menyambut Hari Jadi Cirebon ke-597, Hotel Santika Cirebon mengadakan malam 'Cirebon Guyub' dengan menampilkan tari topeng Cirebon dari Sanggar Sekar Pandan - Keraton Kacirebonan.

Restaurant & Banquet Manager Hotel Santika Cirebon, Rusmanto mengatakan, acara ini bertajuk "Malam Cirebon Guyub di Santika" dirancang untuk menghormati sejarah dan warisan Cirebon.

"Acara ini digelar hari Sabtu, 6 Juli 2024, dengan makan malam spesial di Poolside Garden, sebuah area asri di tengah hotel sehingga menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan," katanya, Rabu (3/7/2024).

Ia menerangkan, acara yang bertema "Cirebon Guyub" ini juga menyajikan beraneka ragam menu makanan, minuman, dan jajanan khas Cirebon. 

Selama acara berlangsung, pengunjung dihibur dengan suguhan lagu-lagu khas Cirebon yang dibawakan oleh OurPassion entertainment.

"Dengan harga Rp150.000 per orang, pengunjung bisa menikmati sepuasnya seluruh hidangan dan hiburan. Sementara untuk anak usia 5-10 tahun harganya Rp75.000 per anak," ujarnya.

Chef Hotel Santika Cirebon, Rifan Ardianto, telah menyiapkan menu eksklusif yang menggabungkan hidangan khas Cirebon dengan sentuhan modern. 

“Kami ingin menyajikan sesuatu yang istimewa, tidak hanya lezat tapi juga mampu menceritakan sejarah dan budaya Cirebon melalui setiap hidangan,” kata Chef Rifan.

Menurutnya, menu makanan khas Cirebon yang dinikmati sepuasnya diantaranya, Empal gentong, Empal asem, Nasi lengko, Mie koclok, Gado-gado ayam, Docang, Kue serabi, dan Rujak sambel asem. 

"Selain menu makanan tersebut, pengunjung bisa menikmati kesegaran dari rujak donggala, sirup tjampolay, dan sirup gedong gincu," tuturnya.

Sementara untuk paket kamar yang bertemakan "Cirebon Guyub" dijual dengan harga Rp750.000 per kamar per malam. 

"Harga tersebut sudah termasuk kamar tipe superior, sarapan dan makan malam untuk dua orang, akses kolam renang dan pusat kebugaran, serta cuci mobil gratis," tambahnya.

Pihaknya menyampaikan, tujuan dari acara ini guna mempererat hubungan hotel dengan masyarakat setempat dan mendukung pariwisata Cirebon. 

“Kami ingin berkontribusi dalam merayakan momen bersejarah ini dengan cara yang berkesan. Semoga acara ini dapat menjadi salah satu momen yang diingat oleh warga Cirebon dan wisatawan yang datang,” ujarnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

DPR dan BGN Edukasi Warga Desa Butuh soal Program Makan Bergizi Gratis
Peziarah Membludak di Makam Sunan Gunung Jati Menjelang Puasa
Komisi IX dan Badan Gizi Nasional Perluas Sosialisasi MBG di Semarang
Komisi III DPRD Kota Cirebon Tegaskan Hak Kesehatan Tak Boleh Terkendala Iuran
Uya Kuya: MBG Strategi Pemerintah Bangun SDM Unggul Menuju 2045
Kasus Tak Setor Pajak Rp 1,24 Miliar Masuk Tahap Penuntutan di Kejari Kabupaten Cirebon
Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kos Kesambi Cirebon
Nafa Urbach Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Wonosobo
Jasad Pria Membusuk Ditemukan Tergantung di Rumah Kosong Kesambi-Cirebon
Desa Cilengkrang Diterjang Banjir Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Desak Pembenahan Drainase
Satres Narkoba Cirebon Kota Sita Ratusan Botol Miras dari Tiga Kecamatan
Komisi IX DPR Tekankan Kesiapan Dapur SPPG untuk Program MBG di Serang
Hotel Santika Cirebon Tawarkan Buka Puasa “Jalur Sutra Ramadan”, Ada Undian Tabungan Umroh
Mau Dapat Tiket KA Lebaran Lebih Hemat? Cek Jadwal dan Kuotanya di Cirebon
Uya Kuya Ajak Warga Cipulir Jaksel Pahami Manfaat MBG
KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha