Prabu Diaz dan Pj Wali Kota Cirebon Bahas Stabilitas Pilkada dan Polemik Keraton Kasepuhan

Jumat, 11 Oct 2024 20:58
    Bagikan  
Prabu Diaz dan Pj Wali Kota Cirebon Bahas Stabilitas Pilkada dan Polemik Keraton Kasepuhan
Ist

Pilkada dan Keraton Kasepuhan Jadi Agenda Utama Pertemuan Prabu Diaz dan Pj Wali Kota.

RINGKASNEWS.ID - Prabu Diaz, pemimpin Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, melakukan pertemuan dengan Pj Walikota Cirebon, Agus Mulyadi untuk membahas berbagai isu penting menjelang Pilkada 2024. 

Salah satu topik yang diangkat dalam pertemuan tersebut adalah kondisi Keraton Kasepuhan yang menjadi sorotan publik.

Dalam pertemuan ini, Prabu Diaz menekankan pentingnya pemerintah daerah berperan aktif dalam menjaga stabilitas jelang pemilihan presiden, wakil presiden, dan pilkada serentak. 

Selain itu, ia juga menggarisbawahi perlunya meredam polemik yang berkembang terkait kepemimpinan di Keraton Kasepuhan Cirebon, yang dinilai telah memicu keresahan di masyarakat.

Prabu Diaz menjelaskan, dalam tradisi dan adat, Sultan Kasepuhan yang sah saat ini adalah Pangeran Raja Lukman Zulkaidin, putra Sultan Sepuh ke-14, Pangeran Raja Arif Natadiningrat. 

"Garis kepemimpinan ini telah terjaga secara turun-temurun, namun kini ada pihak-pihak yang mengklaim gelar Sultan Kasepuhan," katanya pada Kamis (10/10/2024).

Menurutnya, konflik ini diperburuk dengan adanya perdebatan sengit di media sosial, di mana berbagai tuduhan dan fitnah mengenai keabsahan garis keturunan terus bermunculan. 

"Kami berupaya mencari solusi dengan melibatkan pemerintah daerah agar situasi tidak semakin memanas," tambahnya.

Untuk menyelesaikan polemik ini, rencananya akan diadakan diskusi yang melibatkan ahli hukum, unsur Forkopimda, serta para pakar sejarah dan budaya. 

Mereka akan menelusuri informasi dari sumber yang sahih, termasuk dokumen-dokumen resmi, guna memastikan siapa yang berhak menyandang gelar Sultan Kasepuhan.

"Kita perlu data yang otentik agar tidak ada lagi kebingungan di tengah masyarakat," pungkas Prabu Diaz.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
Kecelakaan di Flyover Pegambiran, Dua Pemudik Asal Tegal Meninggal Dunia
Intel Kodim 0614 Cirebon Ringkus Pengedar Sinte di Drajat Usai Aksi Kejar-kejaran
Pria Meninggal Dunia di Kamar Kos Kedawung, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan
Kuasa Hukum Ono Surono Angkat Bicara Soal Penggeledahan KPK
"Kulanun–Mangga" Diluncurkan, Dedi Mulyadi Soroti Identitas Budaya dan Pembangunan Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon: Hari Jadi ke-544 Jadi Momen Refleksi Pembangunan Daerah
371 Ribu Penumpang Gunakan KA di Daop 3 Cirebon Selama Lebaran 2026
Hari Jadi ke-544, DPRD Kabupaten Cirebon Resmikan Salam Khas “Kulanun–Mangga”
Polres Cirebon Kota Ungkap Jaringan Obat Ilegal, Pelaku Diciduk di Tiga Lokasi
Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp48,11 Triliun hingga Februari 2026
Selama Lebaran 2026, KAI Catat 171 Kereta Melintas Tiap Hari di Cirebon
Disbudpar: Kunjungan Wisata Kabupaten Cirebon Naik saat Lebaran, 11.510 Wisatawan
Kasus Uang Palsu Gegesik Viral, Komisi XI DPR RI Kardaya Gandeng BI dan OJK Edukasi Warga