Warga Kejaksan Curhat Soal Jalan Rusak hingga BPJS ke Rinna Suryanti

Rabu, 18 Mar 2026 08:31
    Bagikan  
Warga Kejaksan Curhat Soal Jalan Rusak hingga BPJS ke Rinna Suryanti
Ist

Reses Rinna Suryanti di Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Warga sampaikan keluhan soal jalan rusak hingga layanan BPJS.

RINGKASNEWS.ID - Warga di wilayah Kecamatan Kejaksan memanfaatkan momen reses anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi PAN, Rinna Suryanti, untuk menyampaikan berbagai keluhan yang mereka rasakan sehari-hari, Selasa (17/3/2026).

Suasana pertemuan berlangsung cair. Satu per satu warga menyampaikan persoalan di lingkungannya, mulai dari jalan rusak, layanan BPJS Kesehatan yang masih terkendala, hingga kondisi rumah tidak layak huni (rutilahu).

Ridwan (47), warga setempat, mengaku kondisi jalan di lingkungannya sudah lama rusak dan belum juga diperbaiki. Ia mengatakan, lubang di sejumlah titik cukup mengganggu aktivitas warga.

“Jalan di tempat saya sudah rusak dan berlubang, tapi belum ada perbaikan sampai sekarang,” ungkapnya.

Ia berharap, keluhan tersebut bisa segera ditindaklanjuti dan tidak berhenti hanya di forum reses.

Selain soal jalan, warga lain juga mengeluhkan akses layanan BPJS Kesehatan yang belum sepenuhnya mudah. Ada pula yang menyampaikan kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni yang mendesak.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Rinna Suryanti mengatakan reses menjadi kesempatan penting bagi dirinya untuk mendengar langsung suara masyarakat.

“Semua masukan dari warga akan kami catat dan kami perjuangkan. Baik soal BPJS, rutilahu, maupun infrastruktur, akan kami dorong agar bisa ditindaklanjuti,” kata Rinna.

Menurut dia, persoalan infrastruktur dasar seperti jalan dan saluran air menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan aktivitas harian warga.

Rinna berharap ada sinergi yang kuat antara DPRD dan pemerintah daerah, sehingga berbagai keluhan masyarakat, khususnya di wilayah Kejaksan, bisa ditangani secara bertahap.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi