H-3 Lebaran, Ribuan Pemudik Padati Jalur Pantura Cirebon

Rabu, 18 Mar 2026 09:17
    Bagikan  
H-3 Lebaran, Ribuan Pemudik Padati Jalur Pantura Cirebon
Ist

Ribuan pemudik sepeda motor memadati Lamer Simpang Pemuda, Kota Cirebon, Rabu (18/3),

RINGKASNEWS.ID - Gelombang arus mudik Lebaran di jalur arteri Pantura, Kota Cirebon, mulai terasa kian padat. Memasuki H-3 Idulfitri, ribuan pemudik dengan sepeda motor paling mendominasi pada Rabu (18/3) pagi.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular di sejumlah titik krusial, salah satunya di simpang Bypass Pemuda. Arus yang mengalir dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah tampak didominasi pelat nomor Jabodetabek, menandakan tingginya mobilitas pemudik dari wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Andi Hermawan, menyebut lonjakan kendaraan sudah terlihat sejak dini hari. Ia menjelaskan, intensitas kendaraan yang melintas meningkat tajam dalam waktu singkat.

“Dalam rentang pukul 00.00 hingga 07.00 WIB saja, jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar 35.000 unit. Bahkan, tiap 15 menit bisa ada sekitar 2.000 kendaraan yang lewat,” kata Andi.

Besarnya volume kendaraan membuat arus lalu lintas sempat tersendat di beberapa titik. Persimpangan dengan lampu lalu lintas menjadi lokasi yang paling terasa dampaknya, karena menjadi pertemuan arus dari berbagai arah.

Walau sempat terjadi kepadatan, kondisi lalu lintas secara umum masih dapat dikendalikan. Kendaraan tetap bergerak meski dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi, terutama di jam-jam sibuk pagi hari.

Di sisi lain, pemandangan pemudik sepeda motor yang membawa barang dalam jumlah banyak juga menjadi hal yang mencolok. Mulai dari tas besar hingga barang yang diikat di bagian belakang kendaraan, menunjukkan persiapan perjalanan jauh menuju kampung halaman.

Andi juga mengungkapkan, peningkatan arus tidak hanya terjadi dari arah barat ke timur. Pergerakan kendaraan dari arah sebaliknya turut menyumbang kepadatan, meskipun karakter kendaraannya berbeda.

“Dari arah timur ke barat, kendaraan yang melintas didominasi bus dan truk. Ini merupakan dampak dari rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di jalan tol,” ujarnya.

Dengan tren yang terus meningkat, pemerintah daerah memprediksi puncak arus mudik masih akan terjadi dalam waktu dekat, terutama menjelang sore hari hingga sehari sebelum Lebaran.

"Kami mengingatkan para pemudik agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kondisi fisik pengendara menjadi kunci agar perjalanan mudik berjalan lancar," tuturnya. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

H-3 Lebaran, Ribuan Pemudik Padati Jalur Pantura Cirebon
Warga Kejaksan Curhat Soal Jalan Rusak hingga BPJS ke Rinna Suryanti
Jelang One Way, Jalur Arah Jakarta di Tol Cipali Mulai Disterilkan
Buka Bersama Eks DB Radio Cirebon, Ajang Reuni dan Melepas Rindu
Naya Anindita Ceritakan Peran Ardit Erwandha dan Reza Chandika Pilih OST Film 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
Kapolda Jabar Pantau Kesiapan Pos Rest Area 207A Tol Palikanci Jelang Arus Mudik
H-5 Lebaran, Arus Kendaraan ke Cirebon di Tol Cipali Masih Ramai Lancar
Perlintasan JPL 200 Krucuk Kini Gunakan Palang Pintu Empat Sisi
HDCI Cirebon Salurkan 1.500 Paket Sembako untuk Warga
Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cipali Arah Jakarta, Tidak Ada Penumpang dan Korban
100 Anak Yatim Terima Santunan dari Anggota DPRD Kota Cirebon Rinna Suryanti
Arus Kendaraan ke Cirebon di Tol Cipali Meningkat pada Minggu Pagi
Lesehan Enduro Kembali Hadir di Jalur Pantura, Pemudik Bisa Istirahat hingga Cek Kendaraan
Dishub Catat 5.000 Lebih Pemotor Melintas di Pantura Cirebon pada H-7 Lebaran
Arus Mudik Lebaran di Pantura Cirebon Mulai Terlihat, Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
MIN 2 Cirebon Tutup Pembelajaran Ramadhan dengan Khotmil Qur’an dan Santunan Yatim
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Masih Lancar, Volume Kendaraan Mulai Meningkat
Empat Pelaku Curanmor Lintas Daerah Asal Indramayu Dibekuk di Cirebon
FKPK Perumahan Kaliwulu Mulai Benahi Jalan Rusak dan Penerangan Lingkungan
Film “Na Willa” Lebih Dulu Tayang di 22 Kota, Ajak Penonton Mengenang Masa Bahagia Anak-anak