Lulusan SD dan SMP Harus Lanjutkan Sekolah, Begini Strategi Disdik Kabupaten Cirebon

Senin, 24 Jun 2024 19:21
    Bagikan  
Lulusan SD dan SMP Harus Lanjutkan Sekolah, Begini Strategi Disdik Kabupaten Cirebon
Ist

Lulusan SD dan SMP di Kabupaten Cirebon Harus Tetap Lanjutkan Sekolah

RINGKASNEWS.ID - Setelah penandatangan komitmen dukungan penyelenggaraan PPDB 2024, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon langsung tancap gas menyusun strategi agar lulusan SD dan SMP bisa melanjutkan sekolah.

Kepala Disdik Kabupaten Cirebon, Ronianto mengatakan, Kuota PPDB 2024 jenjang SMP sebanyak 20.800 siswa. Sedangkan jumlah lulusan dari SD di Kabupaten Cirebon, berjumlah 33.883 siswa.

“Kita targetkan tahun ini anak-anak SD dan SMP bisa melanjutkan semuanya terutama sekolah negeri. Setelah itu, kami akan himpun data dari sekolah-sekolah mau lanjut ke mana yang belum diterima di SMP negeri," katanya, Senin (24/6/2024).

Setelah data siswa yang belum melanjutkan sekolah terhimpun, pihaknya akan berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta lalu data siswa-siswa tersebut diserahkan ke MKKS.

“Mangga untuk sekolah swasta jemput bola. Setelah sudah tutup pendaftaran dan KBM berjalan, maka kami menerima umpan balik, Mana yang sudah diterima di sekolah swasta,” ujarnya.

Menurutnya, siswa yang tidak bisa melanjutkan ke sekolah swasta karena faktor ekonomi, waktu, dan berkebutuhan khusus. Selanjutnya Disdik akan berkoordinasi dan menggelar rapat dengan penilik.

“Kami ada rapat antara penilik dan pengawas, agar anak-anak di Kabupaten Cirebon 100 persen bisa melanjutkan ke SMP atau SMA. Nanti penilik akan bergerak dengan pusat kegiatan belajar masyarakat (KBM),” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan pendidikan nonformal bagi yang mengalami kesulitan ekonomi, waktu, dan tenaga untuk bisa melaksanakan pembelajaran.

“Mereka bisa ikut paket B, paket C. Anaknya tidak mampu, atau alasannya orang tuanya tidak ada semua, atau dia harus bekerja, maka kita tampung ke paket B. Jadi, anaknya tetap bisa bersekolah,” cetusnya. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kini Ada Shuttle dari Stasiun Cirebon ke Kuningan, Tarifnya Rp50 Ribu
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual