Batik Hafiyan Bersinar di Panggung IN2MF 2024: Kolaborasi Eksklusif dengan Rosie Rahmadi

Minggu, 20 Oct 2024 15:17
    Bagikan  
Batik Hafiyan Bersinar di Panggung IN2MF 2024: Kolaborasi Eksklusif dengan Rosie Rahmadi
Ist

Batik Hafiyan Hiasi Koleksi Dear MOUNTAINS di IN2MF 2024.

RINGKASNEWS.ID - Koleksi "Dear MOUNTAINS" karya desainer kenamaan Rosie Rahmadi mencuri perhatian di ajang Indonesia International Modest Fashion (IN2MF) yang akan dihelat pada 30 Oktober hingga 3 November 2024 di Jakarta Convention Center. 

Yang membuat koleksi ini semakin istimewa adalah kolaborasi eksklusif dengan Batik Hafiyan, salah satu produsen batik ternama dari Trusmi, Cirebon. 

Rosie Rahmadi, yang dikenal karena sentuhan filosofis dalam setiap karyanya, memilih Batik Hafiyan untuk menampilkan kekayaan budaya Indonesia dalam koleksinya. 

Koleksi ini menggunakan batik tulis dan cap dari Batik Hafiyan dengan motif-motif tradisional seperti Mega Mendung, Mega Mendung Beras Tumpah, dan Mega Mendung tiga dimensi. 

Motif-motif ini bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga memiliki makna mendalam, merepresentasikan kekuatan alam yang menjadi inspirasi utama koleksi "Dear MOUNTAINS". 

Diane Lestari, pemilik Batik Hafiyan, merasa bangga batiknya dipilih oleh Rosie Rahmadi. 

“Kami di Batik Hafiyan selalu berusaha melestarikan dan memodifikasi batik tradisional agar tetap relevan dengan selera pasar tanpa kehilangan jati diri," ungkap Diane, Minggu (20/10/2024). 

Menurut Diane, kolaborasi dengan Rosie Rahmadi menjadi bukti bahwa batik tradisional bisa tampil elegan dalam panggung fashion internasional. 

Dalam acara IN2MF, koleksi "Dear MOUNTAINS" akan menampilkan delapan tampilan urban style yang memadukan batik tradisional dengan potongan modern seperti dress, blazer, outer, dan palazzo. 

Setiap item yang diperagakan mengombinasikan kesederhanaan modest fashion dengan kekayaan tekstur dan motif batik. 

"Fashion show ini diharapkan menjadi sorotan dalam acara tersebut, mengingat perpaduan harmonis antara batik klasik dan gaya kontemporer yang ditawarkan," harapnya. 

Kehadiran Batik Hafiyan di panggung fashion internasional ini tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pelestari budaya batik, tetapi juga membuktikan bahwa batik bisa tampil mewah dan relevan di dunia mode modern. 

"Kolaborasi ini sekaligus menandai langkah penting Batik Hafiyan dalam memperluas pengaruhnya, tak hanya di pasar lokal, tetapi juga di ranah internasional," tandas Diane. 

Ajang IN2MF tahun ini menjadi saksi bahwa batik Indonesia, melalui tangan kreatif desainer seperti Rosie Rahmadi dan dedikasi pengrajin seperti Batik Hafiyan, mampu bersaing dan tetap berinovasi dalam dunia fashion global. (ADV).

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran