DPR Sebut Kebijakan Pemenuhan Gizi Beri Dampak Ekonomi bagi Pelaku UMKM Makassar

Rabu, 18 Feb 2026 10:52
    Bagikan  
DPR Sebut Kebijakan Pemenuhan Gizi Beri Dampak Ekonomi bagi Pelaku UMKM Makassar
Ist

Di Makassar, DPR Juga Tegaskan Pembiayaan Pemenuhan Gizi Punya Pos Anggaran Terpisah.

RINGKASNEWS.ID - Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, menilai kebijakan pemenuhan gizi yang dijalankan pemerintah di Kota Makassar tak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memberi ruang tumbuh bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pertemuan bersama warga di Makassar, Selasa (17/2). Dalam kesempatan tersebut, Ashabul memaparkan bahwa keterlibatan pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan dan jasa pendukung telah menggerakkan roda ekonomi di tingkat daerah.

“Perputaran ekonomi di sektor riil terlihat meningkat. UMKM ikut terlibat dalam rantai pasok, mulai dari produksi hingga distribusi,” kata Ashabul.

Menurut dia, kebutuhan logistik dan penyediaan bahan pangan mendorong aktivitas perdagangan serta membuka peluang kerja baru. Sejumlah pelaku usaha bahkan menambah tenaga kerja untuk memenuhi permintaan yang terus bertambah.

Ia menambahkan, dampak berganda juga dirasakan sektor lain seperti transportasi dan jasa. Kondisi itu, lanjutnya, memperkuat daya tahan ekonomi lokal karena melibatkan banyak lapisan masyarakat.

Di sisi lain, Ashabul turut menanggapi isu yang beredar terkait sumber pendanaan kebijakan tersebut. Ia memastikan anggaran yang digunakan tidak berkaitan dengan alokasi untuk guru.

“Pendanaannya memiliki pos tersendiri dan tidak mengurangi hak guru. Anggaran pendidikan tetap berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar mencermati informasi yang beredar dan merujuk pada sumber resmi pemerintah untuk menghindari kesalahpahaman.

Ashabul berharap, pelaksanaan kebijakan ini dapat terus berjalan terarah dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya tidak hanya terasa pada peningkatan kualitas gizi, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat Makassar.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Akusospol Ingatkan Pejabat Publik Tak Berlindung di Balik Urusan Pribadi
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat