RINGKASNEWS.ID - Upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat terus dilakukan hingga tingkat desa.
Kegiatan edukasi gizi digelar di Balai Pertemuan “Laduma Pinge”, Desa Wisata Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (20/2).
Acara tersebut melibatkan Badan Gizi Nasional bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Charles menilai peran BGN perlu diperluas, tidak hanya sebatas perumus kebijakan, tetapi juga aktif turun memberikan edukasi kepada masyarakat.
Menurut dia, kebijakan di bidang gizi akan sulit berdampak maksimal tanpa dibarengi pemahaman yang kuat di tingkat keluarga. Terlebih, kelompok anak-anak menjadi pihak yang paling membutuhkan perhatian dalam pemenuhan asupan gizi seimbang.
Charles mengingatkan, meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti kanker, stroke, dan gagal ginjal tak lepas dari pola konsumsi gula, garam, serta lemak yang berlebihan.
Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan makan sehat sejak dini.
“Peran orang tua sangat penting. Anak perlu dibimbing dalam memilih makanan yang sehat dan sesuai kebutuhan tubuh,” ujar Charles.
Ia menyebut panduan dari World Health Organization dapat menjadi rujukan dalam menjaga keseimbangan asupan harian.
Ia juga memastikan DPR akan terus mengawal kebijakan di bidang kesehatan agar implementasinya benar-benar dirasakan masyarakat.
Penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kata dia, menjadi faktor penting agar upaya perbaikan gizi berjalan konsisten dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran warga Tabanan terhadap pentingnya pola makan sehat semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya bersama dalam membentuk generasi yang lebih sehat dan berdaya saing.
