Gizi Anak Jadi Perhatian dalam Program MBG di Sumsel

Senin, 17 Nov 2025 21:27
    Bagikan  
Gizi Anak Jadi Perhatian dalam Program MBG di Sumsel
Ist

Gizi Anak Jadi Fokus Program MBG di Lahat, Sumsel.

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas di Sumatera Selatan. Salah satunya melalui kegiatan edukasi yang digelar di Kabupaten Lahat.

DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pemenuhan gizi anak sejak dini sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Hotel Cendrawasih, Lahat, Jumat (14/11).

Anggota Komisi IX DPR RI, Sri Meliyana, mengatakan program MBG merupakan langkah pemerintah dalam menghadapi persoalan gizi, termasuk stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

“Program MBG merupakan program Presiden Prabowo untuk mengatasi persoalan stunting. Badan Gizi Nasional menjadi garda terdepan dalam memastikan masyarakat mendapatkan pemenuhan gizi yang baik,” ujar Sri Meliyana.

Ia menegaskan, kecukupan gizi menjadi fondasi penting dalam membentuk anak-anak yang sehat, cerdas, dan berkualitas, baik secara fisik maupun mental. Menurut dia, persiapan menuju generasi unggul 2045 harus dimulai dari sekarang.

“Selain meningkatkan asupan gizi, program ini juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama di lokasi dapur penyedia makanan,” katanya.

Sri Meliyana berharap program MBG dapat berjalan tepat sasaran, tepat gizi, dan menjangkau penerima manfaat secara merata di Sumatera Selatan.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat agar program ini berjalan optimal.

“Program ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk menyiapkan generasi yang sehat menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional, Rahma Dewi Auliyasari, menjelaskan bahwa MBG hadir sebagai respons atas masih tingginya angka stunting, anemia, serta keterbatasan akses pangan bergizi di sejumlah wilayah.

“Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk membantu mengatasi gizi buruk dan stunting, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Rahma.

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan pola konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA), serta pemanfaatan pangan lokal. Program MBG menyasar peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran