BGN Bekali Pelaku Usaha untuk Perkuat Dukungan Program MBG

Jumat, 28 Nov 2025 07:27
    Bagikan  
BGN Bekali Pelaku Usaha untuk Perkuat Dukungan Program MBG
Ist

Lewat Pelatihan, BGN Siapkan Pelaku Usaha Dukung Program MBG.

RINGKASNEWS.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat ekosistem pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha. Upaya tersebut diwujudkan lewat pelatihan peningkatan kompetensi kelompok masyarakat yang digelar di Jakarta.

Pelatihan yang diselenggarakan Direktorat Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN ini berlangsung selama tiga hari, 24–26 November 2025, di Hotel Cassa Amarossa Lounge, Jakarta.

Kegiatan diikuti sejumlah pelaku usaha yang diproyeksikan menjadi bagian dari rantai penyediaan pangan bergizi dalam Program MBG.

Tenaga Ahli BGN, Alverino Kurnia, mengatakan penguatan kompetensi pelaku UMKM menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan program.

Menurut dia, pelaku usaha bukan hanya menjadi mitra penyedia, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat.

“Ekosistem MBG tidak bisa berdiri sendiri. Pelaku usaha harus memiliki kapasitas yang memadai agar pelaksanaan program berjalan konsisten dan berkelanjutan,” ujar Alverino dalam sambutannya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari LPK Bimekas Reka Utama, antara lain Yurnia Indriasari, Dwina Kurniawati, Sarif Muslim, dan Nanang Suryanto. Materi yang diberikan meliputi pemasaran, pengelolaan keuangan, perencanaan usaha, hingga kemitraan.

Yurnia Indriasari menekankan pentingnya strategi pemasaran, baik secara konvensional maupun digital, untuk memperluas jangkauan usaha.

Menurut dia, kemampuan membaca perilaku pasar dan membangun citra produk menjadi kunci keberlangsungan UMKM.

Sementara itu, Dwina Kurniawati menyoroti peran pencatatan keuangan yang tertib sebagai dasar pengambilan keputusan usaha.

“Pengelolaan keuangan yang baik akan membantu pelaku usaha melihat kondisi bisnis secara objektif dan merencanakan pengembangan secara terarah,” katanya.

Sarif Muslim menambahkan, perencanaan usaha yang matang menjadi pedoman bagi pelaku UMKM dalam menentukan arah bisnis.

Adapun Nanang Suryanto mengingatkan bahwa kemitraan usaha dapat membuka peluang yang lebih luas jika dibangun atas dasar kesepahaman dan komitmen bersama.

Para peserta mengikuti pelatihan dengan antusias. Kegiatan ditutup dengan asesmen oleh asesor LSP UMKMWI untuk menilai kemampuan peserta dalam menyusun rencana usaha, pemasaran, serta pencatatan keuangan.

Melalui pelatihan ini, BGN menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem Program MBG dengan melibatkan pelaku usaha sebagai mitra strategis dalam penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kodim 0614/Kota Cirebon Libatkan Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana
Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan