Penyelenggaraan MBG di Daerah Terpencil Diperkuat Melalui Pelatihan PPM BGN

Senin, 20 Oct 2025 15:23
    Bagikan  
Penyelenggaraan MBG di Daerah Terpencil Diperkuat Melalui Pelatihan PPM BGN
Ist

BGN Tingkatkan Validasi Pelayanan Demi Pemerataan Program MBG.

RINGKASNEWS.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terpencil melalui kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang digelar di Medan pada 17–18 Oktober 2025.

Pelatihan ini menjadi langkah penting untuk memastikan layanan program berjalan optimal, terutama di daerah yang menghadapi hambatan geografis. BGN melibatkan pemerintah daerah, pelaku UMKM, serta penyedia pangan lokal untuk memastikan rantai penyediaan pangan aman dan terstandar.

Dalam kegiatan tersebut, BGN memfokuskan materi pada percepatan validasi layanan, termasuk kesiapan penyedia pangan, distribusi bahan baku, hingga verifikasi keamanan produk. Mekanisme percepatan ini dinilai krusial untuk menjaga kualitas layanan di daerah yang memiliki tantangan akses.

Kepala Subdivisi PPM BGN, Indri, menyatakan bahwa percepatan layanan SPPG menjadi kunci dalam pemerataan manfaat program MBG.

“Daerah dengan akses terbatas harus tetap mendapat layanan yang sama. Validasi percepatan ini memastikan bahwa penyediaan pangan aman dan bergizi bagi peserta didik dapat berjalan tanpa ada wilayah yang tertinggal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor—termasuk dengan pemerintah daerah dan penyedia pangan lokal—menjadi faktor penting untuk mengatasi kendala di lapangan.

“Ketersediaan bahan baku hingga keamanan produk harus dijaga melalui proses yang akuntabel dan responsif terhadap kondisi lapangan,” kata Indri.

Melalui pelatihan ini, BGN berharap pemangku kepentingan semakin memahami urgensi percepatan layanan dalam menjaga keberlanjutan program. Forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi agar penyelenggaraan MBG lebih adaptif dan sesuai kebutuhan daerah terpencil.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus memperkuat ekonomi lokal. Dengan percepatan layanan yang semakin baik, manfaat program ini diharapkan menjangkau lebih merata hingga pelosok Nusantara.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan
Aktivitas Stockpile Batubara dan Cangkang Sawit di Pelabuhan Cirebon Diprotes Warga
Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Layanan Sosial Tepat Sasaran Berbasis DTSEN
Waspada Vape Narkotika, BNN Bongkar Jaringan Internasional di Jakarta
Banjir Kiriman dan Hujan Deras, Cirebon Kembali Dikepung Banjir
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Warga Cigobang soal Penanaman Sawit