Program Makan Bergizi Gratis Diperkenalkan di Markas Dakwah Banten

Senin, 10 Nov 2025 07:09
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis Diperkenalkan di Markas Dakwah Banten
Ist

Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz menyampaikan paparan tentang pentingnya pemenuhan gizi anak saat memperkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Markas Dakwah Banten, Kabupaten Tangerang, Jumat (7/11/2025).

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkenalkan kepada masyarakat dalam kegiatan yang berlangsung di Markas Dakwah Al Fuqron, Banten, Jumat (7/11).

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak, dalam rangka menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045.

Acara tersebut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Kepala Subbagian Tata Usaha KPPG Jakarta Yusda Aripin Salman, Ketua Yayasan Apimsa Bhakti Bangsa H. Ahmad Subadri, serta ratusan warga.

Neng Eem menegaskan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

“Program MBG bukan sekadar penyediaan makanan bergizi, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Badan Gizi Nasional memiliki misi memastikan setiap anak memperoleh akses gizi yang baik dan dukungan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Yusda Aripin Salman menjelaskan bahwa hadirnya MBG merupakan respons pemerintah atas tantangan gizi yang masih dihadapi, termasuk tingginya angka stunting, anemia, dan ketimpangan akses pangan bergizi.

“Sasaran program mencakup peserta didik dari PAUD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Seluruh makanan yang diberikan sudah memenuhi standar kecukupan kalori, komposisi gizi, higienitas, dan keamanan,” katanya.

Ketua Yayasan Apimsa Bhakti Bangsa, H. Ahmad Subadri, menilai pemenuhan gizi merupakan langkah penting dalam membangun kualitas manusia Indonesia.

“Gizi yang baik sejak dini sangat berpengaruh pada kemampuan belajar, kesehatan, dan produktivitas generasi mendatang,” ucapnya.

Program MBG juga menempatkan produk lokal sebagai bagian dari rantai pasok, sehingga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong ekonomi desa melalui kemitraan dengan BUMDes, koperasi, dan pelaku usaha lokal.

Melalui kegiatan di Markas Dakwah Banten ini, para pemangku kepentingan menekankan bahwa MBG bukan hanya program bantuan, tetapi langkah strategis untuk membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
RINGKAS RADIO NET