DPR dan BGN Ajak Masyarakat Agam Penuhi Gizi Anak Sejak Dini

Senin, 3 Nov 2025 21:38
    Bagikan  
DPR dan BGN Ajak Masyarakat Agam Penuhi Gizi Anak Sejak Dini
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rizki Pratama bersama perwakilan BGN, Forkopimda, dan masyarakat Kabupaten Agam berfoto bersama usai kegiatan Program Makan Bergizi Gratis di Aula Pasar Rakyat Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali hadir di Kabupaten Agam sebagai upaya memperluas penerima manfaat sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya asupan gizi seimbang bagi anak-anak.

Kegiatan berlangsung di Aula Pasar Rakyat Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat (31/10). Hadir dalam acara ini Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rizki Pratama, dan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Rahma Dewi Auliya Sari, bersama ratusan warga.

Ade Rizki menilai, program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan bangsa menghadapi tantangan global sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.

“Presiden bisa membangun jalan dan infrastruktur dalam tiga tahun, tapi membangun anak-anak yang cerdas dan sehat membutuhkan waktu jauh lebih lama,” kata Ade Rizki.

Menurutnya, MBG tidak hanya soal makanan gratis, tetapi soal pemenuhan gizi yang seimbang bagi anak-anak yang belum tercukupi di rumah. “Tujuan utamanya bukan rasa, tapi nilai gizinya. Anak-anak perlu makanan yang mendukung tumbuh kembang mereka,” ujarnya.

Selain untuk peningkatan gizi, program MBG juga dinilai dapat menggerakkan perekonomian daerah. Ade Rizki mendorong agar bahan pangan lokal dimanfaatkan secara optimal, serta melibatkan petani, nelayan, dan pelaku UMKM melalui Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG).

“Jika SPPG tumbuh di setiap wilayah, maka ekonomi akan berputar di daerah sendiri. Hasil pertanian dan perikanan lokal terserap, dan masyarakat sekitar ikut sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, Rahma Dewi dari BGN menuturkan bahwa pelaksanaan MBG juga berperan penting dalam mengatasi masalah gizi seperti stunting dan anemia, sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

“Satu dapur SPPG bisa memberdayakan puluhan ibu rumah tangga, sementara petani dan pelaku UMKM dapat menjual hasil produksinya. Jadi, dampaknya tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga kesejahteraan,” ujar Rahma.

Ia menambahkan, program ini dijalankan secara kolaboratif bersama BUMDes, koperasi, dan masyarakat lokal sebagai bagian dari rantai pasok bahan pangan.

“Mari kita dukung bersama agar Program Makan Bergizi Gratis benar-benar menjadi investasi jangka panjang menuju generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Nafa Urbach Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Wonosobo
Jasad Pria Membusuk Ditemukan Tergantung di Rumah Kosong Kesambi-Cirebon
Desa Cilengkrang Diterjang Banjir Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Desak Pembenahan Drainase
Satres Narkoba Cirebon Kota Sita Ratusan Botol Miras dari Tiga Kecamatan
Hotel Santika Cirebon Tawarkan Buka Puasa “Jalur Sutra Ramadan”, Ada Undian Tabungan Umroh
Mau Dapat Tiket KA Lebaran Lebih Hemat? Cek Jadwal dan Kuotanya di Cirebon
Uya Kuya Ajak Warga Cipulir Jaksel Pahami Manfaat MBG
KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah