Program MBG Dorong Kemandirian Gizi Masyarakat Ciampea-Bogor

Senin, 20 Oct 2025 06:32
    Bagikan  
Program MBG Dorong Kemandirian Gizi Masyarakat Ciampea-Bogor
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI Achmad Ru’yat bersama warga membahas peran masyarakat dalam mendukung pemenuhan gizi seimbang.

RINGKASNEWS.ID - Upaya memperkuat akses pangan dan gizi seimbang bagi masyarakat terus digencarkan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan diskusi dan pengenalan program kembali digelar di Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (18/10), dengan melibatkan DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi yang mudah dijangkau.

Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar pelaksanaan program berjalan efektif.

“Program ini merupakan bentuk perhatian nyata dari pemerintah dalam memastikan masyarakat bisa memenuhi gizi seimbang. Respons dan keterlibatan warga akan sangat menentukan hasil yang ingin dicapai,” ujarnya.

Tenaga Ahli Direktorat Promosi BGN, Anyelir Puspa Kemala, menambahkan bahwa manfaat program MBG tidak hanya menyentuh aspek kesehatan.

Ia menyebut, kehadiran dapur MBG di tingkat komunitas dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru.

“Selain meningkatkan asupan gizi, pelaksanaan dapur MBG memberi kesempatan bagi warga untuk terlibat langsung, yang pada akhirnya memperkuat ekonomi lokal,” ucapnya.

Anyelir juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi menyesatkan yang dapat menghambat pelaksanaan program.

“Literasi digital sangat penting. Masyarakat harus kritis dalam menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Ciampea, Mukhlis Widodo, menyoroti pentingnya kecukupan gizi pada masa awal pertumbuhan anak.

Ia menyebut, periode seribu hari pertama kehidupan merupakan fase krusial dalam pembentukan kemampuan kognitif dan kesehatan jangka panjang.

“Generasi yang sehat adalah fondasi kemajuan. Kualitas sumber daya manusia sangat bergantung pada pemenuhan gizi sejak dini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pola makan bergizi dan mengambil peran aktif dalam mendukung program MBG.

Dukungan publik dinilai akan mempercepat terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan siap bersaing di masa depan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual
Program Bedah Rumah Menyasar 22 Warga Greged dan Beber, Wakil Ketua DPRD Ikut Mengawal
Tinjau SDN 1 Rawaurip, Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Sekolah
Jenguk Suami di Rutan Cirebon, Perempuan Kedapatan Sembunyikan 103 Butir Tramadol dan Tembakau Sintetis
KAI Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Cipunegara
Kabar bagi UMKM, Tarif PPh Final 0,5 Persen Tetap Berlaku dengan Aturan Baru
Gempur Rokok Ilegal: Kenali Cirinya, Hindari Peredarannya
Urus KIR Tak Perlu Antre Lama, Dishub Kota Cirebon Siapkan Layanan Online
Tiga Kanwil DJP di Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp54 Miliar