Dorong Peningkatan Gizi Anak, Program MBG Diperkenalkan ke Warga Jatinom Blitar

Jumat, 24 Oct 2025 08:18
    Bagikan  
Dorong Peningkatan Gizi Anak, Program MBG Diperkenalkan ke Warga Jatinom Blitar
Ist

Suasana kegiatan pertemuan bersama warga di Desa Jatinom, Blitar, Kamis (23/10). Kegiatan ini diikuti tokoh daerah dan masyarakat setempat.

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali diperkenalkan kepada masyarakat, kali ini di Desa Jatinom, Kabupaten Blitar.

Program yang digagas pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) ini diarahkan untuk memperkuat pemenuhan gizi anak sekaligus mendorong kemandirian pangan lokal.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Jatinom pada Kamis (23/10) dan dihadiri ratusan warga. Hadir pula Anggota Komisi VI DPR RI, M. Sarmuji, Tenaga Ahli BGN, Ade Tias Maulana, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jairi Irawan.

Dalam sambutannya, M. Sarmuji menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini untuk menyiapkan generasi masa depan yang unggul.

“Program ini bukan sekadar bantuan konsumsi. Ini investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan seperti stunting dan ketimpangan akses pangan perlu ditangani secara kolaboratif agar manfaat program benar-benar terasa.

Sementara itu, Tenaga Ahli BGN, Ade Tias Maulana, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG dirancang dengan pengawasan ketat, mulai dari pemenuhan standar gizi hingga keamanan pangan.

“BGN membangun sistem digital untuk memastikan distribusi dan akuntabilitas berjalan dengan baik. Harapannya, program ini tepat sasaran dan manfaatnya bisa diukur,” kata Ade.

Ia juga menyoroti peluang ekonomi yang dapat tumbuh dari program ini. Menurutnya, penggunaan bahan pangan lokal memungkinkan petani dan pelaku usaha kecil ikut memperoleh dampak positif.

Adapun Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jairi Irawan, menyebut MBG sebagai langkah konkret peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Ketika kebutuhan gizi terpenuhi, pendidikan dan kesejahteraan akan ikut meningkat. Ini pondasi membangun manusia Indonesia yang kuat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah menegaskan bahwa MBG tidak hanya menyasar pemenuhan makan bergizi, tetapi juga penguatan ekonomi lokal dan ketahanan pangan sebagai bagian menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual
Program Bedah Rumah Menyasar 22 Warga Greged dan Beber, Wakil Ketua DPRD Ikut Mengawal
Tinjau SDN 1 Rawaurip, Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Sekolah
Jenguk Suami di Rutan Cirebon, Perempuan Kedapatan Sembunyikan 103 Butir Tramadol dan Tembakau Sintetis
KAI Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Cipunegara
Kabar bagi UMKM, Tarif PPh Final 0,5 Persen Tetap Berlaku dengan Aturan Baru
Gempur Rokok Ilegal: Kenali Cirinya, Hindari Peredarannya
Urus KIR Tak Perlu Antre Lama, Dishub Kota Cirebon Siapkan Layanan Online
Tiga Kanwil DJP di Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp54 Miliar