DPR dan BGN Dorong Gotong Royong Atasi Tantangan Gizi di Desa Tanjung Makmur, OKU

Senin, 20 Oct 2025 07:10
    Bagikan  
DPR dan BGN Dorong Gotong Royong Atasi Tantangan Gizi di Desa Tanjung Makmur, OKU
Ist

Anggota DPR RI, Irma Suryani bersama perwakilan BGN saat pembukaan kegiatan peningkatan gizi di Desa Tanjung Makmur, OKU.

RINGKASNEWS.ID - Upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus digencarkan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Jumat (17/10), anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menghadiri kegiatan penyampaian program gizi pemerintah di Desa Tanjung Makmur.

Kegiatan ini diikuti aparatur desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam kesempatan itu, Irma menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini untuk mencegah masalah kesehatan jangka panjang.

“Gizi yang baik adalah pondasi awal tumbuh kembang manusia. Kalau sejak awal kita membiarkan masalah gizi terjadi, maka dampaknya akan terasa sampai dewasa,” ujarnya.

Menurut Irma, sejumlah wilayah masih menghadapi tantangan terkait kesehatan ibu dan anak, termasuk kasus stunting dan kekurangan asupan harian. Karena itu, kata dia, pelaksanaan program gizi dari pemerintah perlu didukung bersama, tidak hanya mengandalkan tenaga kesehatan.

“Peran keluarga, kader posyandu, hingga tokoh desa sangat penting. Pemerintah sudah menyiapkan pola dan dukungan, tinggal bagaimana ini dijalankan bersama,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi BGN yang memberi pendampingan teknis di daerah agar program berjalan sesuai standar. Selain itu, Irma mendorong pihak kepolisian untuk ikut memastikan kualitas bahan dan penyedia pangan tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Makmur, Marta Asdi, mengatakan warganya merasakan manfaat dari program yang menyasar kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil tersebut.

“Kami melihat ada perubahan. Anak-anak terlihat lebih aktif di sekolah, dan orang tua merasa terbantu karena mendapat pemahaman soal pola makan yang baik,” katanya.

Marta berharap dukungan pemerintah terus berjalan, terutama dalam penyediaan edukasi kesehatan dan pendampingan berkelanjutan di desa.

Dengan keterlibatan seluruh pihak, upaya peningkatan gizi diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia di OKU dan mendukung lahirnya generasi sehat serta produktif di masa mendatang.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual
Program Bedah Rumah Menyasar 22 Warga Greged dan Beber, Wakil Ketua DPRD Ikut Mengawal
Tinjau SDN 1 Rawaurip, Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Sekolah
Jenguk Suami di Rutan Cirebon, Perempuan Kedapatan Sembunyikan 103 Butir Tramadol dan Tembakau Sintetis
KAI Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Cipunegara
Kabar bagi UMKM, Tarif PPh Final 0,5 Persen Tetap Berlaku dengan Aturan Baru
Gempur Rokok Ilegal: Kenali Cirinya, Hindari Peredarannya
Urus KIR Tak Perlu Antre Lama, Dishub Kota Cirebon Siapkan Layanan Online
Tiga Kanwil DJP di Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp54 Miliar