Delia Pratiwi: Pemenuhan Gizi Anak Adalah Investasi Jangka Panjang Bangsa

Minggu, 26 Oct 2025 12:08
    Bagikan  
Delia Pratiwi: Pemenuhan Gizi Anak Adalah Investasi Jangka Panjang Bangsa
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi Br. Sitepu, berbicara di hadapan warga Desa Ginting, Kabupaten Karo, dalam kegiatan Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya gizi seimbang bagi anak dan ibu hamil, Jumat (24/10).

RINGKASNEWS.ID - Upaya pemerintah untuk membangun generasi sehat dan tangguh terus diperkuat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini kembali diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan di Jambur Desa Ginting, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, Jumat (24/10).

Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi Br. Sitepu, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan, MBG bukan sekadar program bantuan makanan, melainkan bentuk investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Pemenuhan gizi yang baik adalah fondasi untuk mencetak generasi berkualitas. Melalui MBG, pemerintah ingin memastikan anak-anak dan ibu hamil mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ujar Delia.

Menurutnya, program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ia juga menilai pemenuhan gizi yang merata akan berdampak langsung pada penurunan angka stunting serta peningkatan daya saing bangsa.

Tenaga Layanan Operasional Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN), Rahma Dewi Auliyasari, menambahkan bahwa MBG dirancang tidak hanya untuk memperbaiki status gizi masyarakat, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi lokal.

“Dengan meningkatnya kebutuhan bahan pangan bergizi, sektor pertanian dan UMKM lokal ikut terdorong. Dampaknya tidak hanya pada kesehatan, tapi juga pada kesejahteraan masyarakat,” kata Rahma.

Kepala Desa Ginting Sananioga, Dedy Martin, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program ini di wilayahnya. Ia menilai MBG bisa menjadi titik awal bagi masyarakat desa untuk lebih sadar pentingnya pola makan seimbang.

“Kami berharap seluruh warga ikut mendukung agar program ini berjalan efektif. Jika masyarakat sehat, desa juga akan lebih produktif,” ujar Dedy.

Melalui program MBG, pemerintah menargetkan lahirnya generasi Indonesia yang tumbuh dengan gizi cukup, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan — sebuah langkah konkret menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual
Program Bedah Rumah Menyasar 22 Warga Greged dan Beber, Wakil Ketua DPRD Ikut Mengawal
Tinjau SDN 1 Rawaurip, Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Sekolah
Jenguk Suami di Rutan Cirebon, Perempuan Kedapatan Sembunyikan 103 Butir Tramadol dan Tembakau Sintetis
KAI Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Cipunegara
Kabar bagi UMKM, Tarif PPh Final 0,5 Persen Tetap Berlaku dengan Aturan Baru
Gempur Rokok Ilegal: Kenali Cirinya, Hindari Peredarannya
Urus KIR Tak Perlu Antre Lama, Dishub Kota Cirebon Siapkan Layanan Online
Tiga Kanwil DJP di Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp54 Miliar