Program Makan Bergizi Gratis Didorong Jadi Gerakan Nasional di Cirebon

Sabtu, 1 Nov 2025 19:20
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis Didorong Jadi Gerakan Nasional di Cirebon
Ist

Peserta mengikuti kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Saladara Convention Hall, Kota Cirebon, Kamis (29/10/2025).

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digalakkan sebagai langkah memperkuat ketahanan gizi nasional. Melalui program ini, DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) berupaya melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.

Sosialisasi MBG digelar di Saladara Convention Hall, Kota Cirebon, Kamis (29/10/2025). Kegiatan ini dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani, Anggota DPRD Kota Cirebon Yusuf, serta Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Teguh Suparngadi.

Netty Prasetiyani mengatakan, stunting masih menjadi tantangan serius yang perlu ditangani secara menyeluruh. Program MBG, menurut dia, sejalan dengan visi Indonesia 2045 untuk mencetak generasi emas yang mampu membawa negara menuju kemajuan.

“Stunting terjadi akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan. Melalui MBG, pemerintah berupaya memastikan setiap anak mendapat asupan gizi yang cukup dan seimbang. Dengan pelaksanaan yang konsisten, program ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting dan melahirkan generasi sehat serta produktif,” ujar Netty.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan konsep Isi Piringku sebagai pedoman gizi seimbang yang menggantikan konsep lama 4 Sehat 5 Sempurna. Pendekatan ini menyesuaikan jenis dan porsi makanan dengan kebutuhan tubuh.

Anggota DPRD Kota Cirebon, Yusuf, menilai MBG menjadi langkah nyata dalam mendukung prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Program ini dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar penyaluran makanan bergizi tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat sangat penting agar manfaat program ini benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Sementara itu, Teguh Suparngadi menambahkan, pelaksanaan MBG berbasis pada empat prinsip utama: kecukupan kalori, keseimbangan gizi, higienitas, dan keamanan pangan.

“Menu disusun oleh ahli gizi lokal agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi pangan daerah. Dengan begitu, MBG tidak hanya memperbaiki gizi, tapi juga memperkuat ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, nelayan, dan pelaku UMKM,” kata Teguh.

Sosialisasi di Cirebon ini menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan pangan, melainkan gerakan nasional untuk meningkatkan kesehatan, memperkuat ketahanan ekonomi, dan memberdayakan masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas sektor, MBG diharapkan menjadi pondasi bagi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing global.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Oknum Ketua Puskesos Galagamba Diduga Pungli Cetak Kartu BPJS
Dugaan Kekerasan Seksual Siswi SMA di Dukupuntang Cirebon, Keluarga Minta Polisi Segera Proses Kasus
KLB Campak di Kota Cirebon, DPRD Desak Respons Cepat Pemerintah
Sejumlah Pejabat Lapas Narkotika Cirebon Berganti, Ini Tujuannya
Berulang Kali Ditertibkan, Parkir Liar di Kota Cirebon Masih Saja Membandel
Bukan Sekadar Tradisi, Halalbihalal Urang Sumedang di Cirebon Jadi Penguat Kebersamaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Beban Masyarakat Kembali Bertambah
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
RINGKAS RADIO NET