Pemerintah Perluas Program Makan Bergizi Gratis ke Wilayah Kampar-Riau

Jumat, 31 Oct 2025 17:17
    Bagikan  
Pemerintah Perluas Program Makan Bergizi Gratis ke Wilayah Kampar-Riau
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI Sahidin bersama Kepala Desa Binuang Nazaruddin dan warga berfoto seusai kegiatan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Binuang, Kampar, Riau.

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan oleh Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) kepada masyarakat. Kali ini, sosialisasi berlangsung di Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (27/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga pola makan sehat dan bergizi seimbang. Hadir dalam acara tersebut Anggota Komisi IX DPR RI Sahidin, Kepala Desa Binuang Nazaruddin, Analis Pertahanan Negara Madya Set Batekhan Kemhan Mistiani, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Sahidin menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah nyata pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan gizi nasional. Ia menilai, intervensi sejak dini melalui pendidikan menjadi kunci untuk menekan angka stunting di Indonesia.

“Kenapa MBG menjadi program presiden? Karena masih banyak anak-anak kita yang mengalami stunting. Pemerintah perlu melakukan intervensi melalui pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA. Ibu hamil dan menyusui juga menjadi sasaran program ini agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing,” ujar Sahidin.

Kepala Desa Binuang, Nazaruddin, mengapresiasi pelaksanaan program MBG di wilayahnya. Ia berharap masyarakat mendukung program tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.

“Kami berharap tidak ada lagi anak-anak di Desa Binuang yang kekurangan gizi. Beberapa sekolah sudah menerima manfaat program ini, dan kami berharap ke depan dapat dibentuk Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) agar pemerataan lebih optimal,” kata Nazaruddin.

Sementara itu, Mistiani menambahkan MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Program ini mencakup peserta didik dan non-didik. Selain meningkatkan asupan gizi, MBG juga mendorong ekonomi lokal karena SPPG dapat memanfaatkan hasil bumi sekitar. Keberhasilan program ini memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM,” ucapnya.

Melalui sosialisasi di Kampar ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menjamin keberlanjutan program dan melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

H-3 Lebaran, Ribuan Pemudik Padati Jalur Pantura Cirebon
Warga Kejaksan Curhat Soal Jalan Rusak hingga BPJS ke Rinna Suryanti
Jelang One Way, Jalur Arah Jakarta di Tol Cipali Mulai Disterilkan
Buka Bersama Eks DB Radio Cirebon, Ajang Reuni dan Melepas Rindu
Naya Anindita Ceritakan Peran Ardit Erwandha dan Reza Chandika Pilih OST Film 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
Kapolda Jabar Pantau Kesiapan Pos Rest Area 207A Tol Palikanci Jelang Arus Mudik
H-5 Lebaran, Arus Kendaraan ke Cirebon di Tol Cipali Masih Ramai Lancar
Perlintasan JPL 200 Krucuk Kini Gunakan Palang Pintu Empat Sisi
HDCI Cirebon Salurkan 1.500 Paket Sembako untuk Warga
Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cipali Arah Jakarta, Tidak Ada Penumpang dan Korban
100 Anak Yatim Terima Santunan dari Anggota DPRD Kota Cirebon Rinna Suryanti
Arus Kendaraan ke Cirebon di Tol Cipali Meningkat pada Minggu Pagi
Lesehan Enduro Kembali Hadir di Jalur Pantura, Pemudik Bisa Istirahat hingga Cek Kendaraan
Dishub Catat 5.000 Lebih Pemotor Melintas di Pantura Cirebon pada H-7 Lebaran
Arus Mudik Lebaran di Pantura Cirebon Mulai Terlihat, Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
MIN 2 Cirebon Tutup Pembelajaran Ramadhan dengan Khotmil Qur’an dan Santunan Yatim
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Masih Lancar, Volume Kendaraan Mulai Meningkat
Empat Pelaku Curanmor Lintas Daerah Asal Indramayu Dibekuk di Cirebon
FKPK Perumahan Kaliwulu Mulai Benahi Jalan Rusak dan Penerangan Lingkungan
Film “Na Willa” Lebih Dulu Tayang di 22 Kota, Ajak Penonton Mengenang Masa Bahagia Anak-anak